Ngaku Ajudan Wagub Jabar, Oknum Polisi Diduga Aniaya Pemuda Garut

Ngaku Ajudan Wagub Jabar, Oknum Polisi Diduga Aniaya Pemuda Garut

Deden Rahadian, Wisma Putra, Hakim Ghani - detikJabar
Kamis, 24 Nov 2022 10:58 WIB
Bukti pelaporan penganiayaan yang dilakukan polisi yang diduga ajudan Wagub Jabar
Bukti pelaporan penganiayaan yang dilakukan polisi yang diduga ajudan Wagub Jabar (Foto: Hakim Ghani/detikJabar)
Bandung -

Empat orang pemuda asal Garut melaporkan seorang oknum anggota Polri lantaran diduga melakukan tindakan penganiayaan dan intimidasi. Oknum polisi tersebut mengaku sebagai ajudan Wakil Gubernur Jawa Barat.

Peristiwa penganiayaan disertai intimidasi tersebut, diketahui terjadi di akhir bulan September 2022 lalu, di Polsek Bandung Wetan, Kota Bandung. Hal tersebut diungkap orang tua dari salah satu pemuda, Deni Ranggajaya.

"Kejadiannya tanggal 27 September 2022," kata Deni kepada wartawan di Tarogong Kaler, Rabu (23/11/2022).


Deni menjelaskan, penganiayaan dan intimidasi itu dilakukan saat anaknya, inisial LL bersama tiga orang rekannya berinisial HAF, BB, dan HA tengah diperiksa berkaitan perkara yang sedang ditangani Polsek Bandung Wetan.

"Tapi kemudian datang oknum ini, yang mengaku sebagai ajudan Wakil Gubernur. Pangkatnya Bripka inisial US," katanya.

Oknum anggota Polri tersebut, dikatakan Deni mengintimidasi keempat pemuda berusia 20 tahunan tersebut. Sang oknum bahkan disebut sempat memperlihatkan pistol kepada para remaja.

"Melakukan kekerasan juga," kata Deni.

Deni mengatakan, peristiwa intimidasi itu baru terungkap beberapa waktu kemudian, usai sang anak mengadu kepada orang tuanya. Setelah menerima aduan itu, para korban diantar orang tua kemudian melapor.

Pelaporan sendiri diketahui dilaporkan korban HAF bersama tiga temannya ke Bid Propam Polda Jabar pada hari Jumat, 18 November lalu, dengan nomor register STPL/31/XI/HUK.12.10/2022/Bid Propam.

Polda Jabar akan mendalami terkait informasi dugaan penganiayaan dan intimidasi yang dilakukan oknum anggota Polri terhadap empat orang pemuda asal Kabupaten Garut.

"Masih dicek," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo via pesan singkat, Kamis (24/11/2022)

Tanggapan Wagub Uu

Menanggapi pelaporan ini, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengaku menyerahkan prosesnya pada pihak kepolisian.

"Saya serahkan pada pihak kepolisian saja. Muhun (iya), abdi tahu anggotanya (saya tahu orangnya). Tapi prosesnya biar di kepolisian saja," ujar Uu saat dihubungi detikJabar, Kamis (24/11/22) pagi.

Uu menambahkan, ia membantah jika yang bersangkutan bukan ajudan melainkan walpri atau pengawal pribadi.

"Itu bukan ajudan yah, tapi Walpri," ujar Uu.

(yum/yum)