Berumur 101 Tahun, Jajang Lahir dari Keluarga Panjang Usia di Cianjur

Berumur 101 Tahun, Jajang Lahir dari Keluarga Panjang Usia di Cianjur

Ikbal Selamet - detikJabar
Senin, 03 Okt 2022 14:30 WIB
Abah Jajang, Warga Desa Jati Kecamatan Bojongpicung yang berusia 101 tahun namun tetap bugar
Abah Jajang, Warga Desa Jati Kecamatan Bojongpicung yang berusia 101 tahun namun tetap bugar (Foto: Ikbal Selamet/ detikJabar)
Cianjur -

Abah Jajang, warga Desa Jadi, Kecamatan Bojongpicung ini menjadi salah satu dari 183 penduduk dengan usia di atas 100 tahun di Kabupaten Cianjur. Uniknya lagi, ternyata pria yang berusia 101 tahun ini memiliki silsilah keluarga yang juga berusia panjang.

Pria kelahiran Cianjur, Februari 1921 ini mengungkapkan jika dirinya memang terlahir dari keturunan berusia panjang. Abah Jajang mengungkapkan jika ayahnya hidup hingga usia 120 tahun.

Bahkan kakek dari Abah Jajang memiliki usia lebih tua yakni hingga 125 tahun.


"Memang dari kakek dan bapaknya abah usianya panjang-panjang. bapaknya Abah 120 tahun dan kakeknya abah sampai 125 tahun. Jadi dari silsilah keluarga memang keturunan usia panjang," ungkap dia, Minggu (2/10/2022).

Abah Jajang mengatakan jika usia panjang dia dan orangtuanya merupakan anugerah dari tuhan. "Ini mah bonus dari Allah SWT, dikaruniai usia yang panjang. Umur mah kan tidak ada yang tahu, alhamdulillah bisa diberi usia panjang mengalami banyak hal dan melihat anak-anak tumbuh hingga punya keturunan. Sekarang abah sudah punya banyak cicit," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, jika dirinya juga rutin menjalankan pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan, sehingga di usianya yang sudah lebih dari satu abad, dirinya masih bugar dan bisa melakukan aktivitas selayaknya orang yang jauh lebih muda.

"Setiap pagi abah mengawali dengan minum air putih, kemudian olahraga dengan jalan-jalan, makan juga yang sehat tidak sembarangan dimakan. Makanya abah masih sehat, masih bisa mancing ke Waduk Cirata setiap minggu," ungkapnya.

Menurut dia, pola hidup sehat itu juga yang diwariskan orangtua dan kakeknya, sehingga kini dirinya juga bisa berusia panjang dengan kondisi sehat.

"Sebenarnya hanya ikut pepatah dari orangtua, dan itu juga yang saya wariskan ke anak-anak. Harapannya mereka juga bisa berusia panjang seperti abah. Tapi tidak lupa, abah selalu ingatkan jika usia panjang itu juga amanah agar kita selalu memanfaatkan waktu untuk beribadah," pungkasnya.

(yum/yum)