'Kuntilanak' Mejeng di Billboard Resahkan Warga Bandung

'Kuntilanak' Mejeng di Billboard Resahkan Warga Bandung

Rifat Alhamidi - detikJabar
Jumat, 30 Sep 2022 10:35 WIB
Kuntilanak mejeng di billboard Jalan Dipatiukur, Kota Bandung.
'Kuntilanak' mejeng di billboard Jalan Dipatiukur, Kota Bandung. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Ada pemandangan berbeda saat melintas di Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Jawa Barat. Sebuah manekin terpasang di salah satu billboard jalan di sana, menyita perhatian lantaran menyerupai sesosok kuntilanak.

Kemunculan manekin kuntilanak ini cukup membuat resah warga. Pasalnya, jika baru pertama kali melihat sosoknya, warga, terutama pengendara akan dibuat was-was karena boneka tersebut begitu mirip dengan sosok hantu yang sudah melegenda di Indonesia tersebut.

"Pertama kali lihat mah sempet kaget, soalnya mirip banget sama kuntilanak. Apalagi kalau malem, kayak beneran aja. Tapi pas dideketin, ternyata cuma boneka doang," kata warga sekitar, Candra saat berbincang dengan detikJabar, Kamis (29/9/2022) malam.


Pertama kali melihatnya, Candra mengaku sempat hilang fokus saat berkendara. Untungnya, ia yang tinggal di wilayah Sekeloa, Kota Bandung kini mulai terbiasa dengan kehadiran sosok kuntilanak di atas billboard itu.

"Tapi tetep aja kang bikin reuwas (kaget). Apalagi kalau pulang kerja malem, kondisi badan udah capek, lihat ada itu (manekin kuntilanak), kalau bawa motornya nggak hati-hati mah bisa-bisa celaka atuh," ungkapnya.

Candra berharap manekin kuntilanak di atas billboard bisa diturunkan. Sebab menurutnya, risiko timbulnya bahaya bagi pengendara lebih tinggi dibanding sekadar promosi produk tertentu.

'Kuntilanak' mejeng di billboard Jalan Dipatiukur, Kota Bandung.'Kuntilanak' mejeng di billboard Jalan Dipatiukur, Kota Bandung. Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar

"Zaman sekarang mah ada-ada aja, ngiklan sampe segitunya. Mending diturunin aja lah kata saya mah kang, bahaya ke pengendara soalnya. Kalau kata saya, pake cara lain kalau emang mau bikin promosi yah, banyak cara, nggak sampe harus bikin (manekin kuntilanak) gitu," tuturnya.

Jaja, warga lainnya juga mengaku cukup dibuat resah saat kemunculan pertama manekin kuntilanak tersebut. Warga di sana tak banyak yang tahu kapan sosok kuntilanak ini dipasang di atas billboard.

"Kalau kata yang lihat, katanya dipasang jam 5 pagi. Baru semingguan lah ke sini dipasangnya, soalnya nggak banyak yang tahu," ujar Jaja.

Sama halnya dengan Candra, Jaja juga berharap manekin kuntilanak itu lebih baik diturunkan dari posisinya saat ini. Selain membuat resah, kemunculan sosok mirip kuntilanak tersebut bisa saja membahayakan pengendara.

"Bahaya atuh kang, mending dicopot aja. Kalau ada yang jantungan gimana, kan kalau lihat bisa lebih parah nantinya," pungkasnya.

(ral/orb)