Mahasiswa Unisba Dilarang Pakai Anting-Kaus Oblong di Kampus

Mahasiswa Unisba Dilarang Pakai Anting-Kaus Oblong di Kampus

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 29 Sep 2022 15:52 WIB
Kampus Unisba.
Kampus Unisba. (Foto: Tangkapan layar)
Bandung -

Universitas Islam Bandung (Unisba) memberlakukan aturan baru di lingkungan kampusnya. Salah satu poinnya mahasiswi harus berbusana muslimah serta mahasiswa dilarang menggunakan anting hingga kaus obolong.

Hal ini merujuk kepada Peraturan Peraturan Rektor Unisba NO: 252/F.04/REK/VI/2022 tentang Penggunaan Busana Islami Bagi Mahasiswa di Lingkungan Kampus Unisba.

Dalam keterangan resmi yang diterima detikJabar, Kamis (29/9/2022), pihak Unisba melalui Bagian Peningkatan Ruhul Islam dan Pengelolaan Masjid Unisba menggelar sosialisasi dan koordinasi seputar aturan ini di Gedung Student Center Unisba, pada Rabu (28/9). Dalam kegiatan ini dihadirkan perangkat keamanan kampus yang terdiri dari para Komandan Batalyon (Danton) dan Komandan Regu (Danru).


Wakil Rektor III Unisba Amrullah Hayatudin mengatakan sudah menjadi kewajiban bagi setiap muslim menutup aurat. Aturan ini juga diterapkan Unisba sebagai salah satu bentuk dakwah di lingkungan kampus.

"Semua mahasiswa yang berada di lingkungan kampus mesti menutup aurat dan bagi mahasiswi yang tidak berkerudung namun ada suatu keperluan penting yang mengharuskan masuk wilayah kampus, kita akan sediakan kerudung di pos keamanan agar yang bersangkutan tetap menutup aurat selama berada di wilayah kampus," ujar Amrullah.

Kepala Bagian Peningkatan Ruhul Islam dan Pengelolaan Masjid Unisba Iwan Permana menjelaskan kegiatan sosialisasi dan koordinasi bersama perangkat keamanan kampus ini bertujuan mengimplementasikan peraturan yang sudah diberlakukan sejak 1 September 2022. Perangkat keamanan kampus akan menjadi eksekutor lapangan dalam penegakan Peraturan Rektor ini.

"Jadi, sejak hari ini keamanan kampus akan mencegah mahasiswa yang tidak berpakaian Islami masuk wilayah kampus. Yang tidak berkerudung tidak akan bisa masuk halaman dan gedung kampus," kata Iwan.

Iwan menegaskan soal aturan berbusana Islami bagi mahasiswa yaitu tidak memakai kaos oblong/t-shirt, tidak memakai celana ketat, tidak memakai celana sobek, tidak memakai celana pendek dan/atau tiga perempat.

Mahasiswa juga tidak boleh memakai aksesori perempuan yakni kalung (kecuali kalung medis), gelang (kecuali gelang medis), anting, memakai sepatu dan tidak boleh memakai sandal, tidak bertato dan tidak bertindik, tidak mencat rambut, dan menata rambut dengan rapi.

Sedangkan bagi mahasiswi harus menutup seluruh anggota badan, kecuali muka dan telapak tangan, tidak ketat dan tidak transparan. Busana dapat berupa atasan panjang setengah paha dengan tangan panjang sampai pergelangan tangan.

Bawahan berupa celana panjang atau rok tanpa belahan, rok terusan atau gamis yang tidak berlebihan. Mahasiswi juga wajib menggunakan kerudung yang menutup dada, tidak memakai perhiasan berlebihan, tidak berhias memakai eye liner, blush on, bulu mata palsu secara berlebihan, dan memakai sepatu bukan selop atau sandal.

(orb/bbn)