Viral! Duel Siswi SMP di Sukabumi Ditonton Belasan Temannya

Siti Fatimah - detikJabar
Rabu, 28 Sep 2022 22:49 WIB
ilustrasi berkelahi
Ilustrasi perempuan berkelahi. (Foto: thinkstock)
Sukabumi -

Kabupaten Sukabumi dihebohkan viralnya video aksi sparring alias perkelahian antarpelajar perempuan. Aksi ini berujung dipanggilnya belasan pelajar terkait oleh polisi.

Dilihat detikJabar, Rabu (28/9/2022), video itu menunjukkan dua siswi terlibat adu jotos disertai tendang-menendang. Aksi tersebut direkam salah seorang temannya yang terdengar dari balik video.

Kedua pelajar yang berkelahi itu nya memakai pakaian bebas. Seorang pelajar terlihat memakai celana jeans dan blouse putih, sedangkan lawannya menggunakan setelan hitam. Ada juga siswi yang diduga menonton perkelahian itu, dia terlihat menggunakan celana training hitam.


Kapolsek Kebonpedes Iptu Tommy Ganhany Jaya Sakti membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran, peristiwa terjadi pada Senin (26/9/2022). Adapun tempat kejadian perkara (TKP) di Lapang Angkasa, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Dari situ, pihaknya lantas mencari tahu asal sekolah para siswi tersebut.

"Itu kami dapat dari anggota kami bahwa ada beredar video perkelahian antarsiswi diduga SMP. Kemudian kami lakukan penyelidikan lebih lanjut, ternyata siswi yang terlibat dalam video tersebut siswi SMP di wilayah kota (Sukabumi)," kata Tommy saat ditemui detikJabar, Rabu (28/9/2022) malam.

Kedua SMP negeri itu diketahui berasal dari wilayah Kecamatan Baros dan Kecamatan Cibeureum. Kemudian, Tommy berkoordinasi dengan pihak sekolah agar para siswi yang berperan dalam video tersebut dihadirkan di Mapolsek Kebonpedes.

"Mereka kumpul di sini dan kami lakukan pembinaan serta arahan kepada mereka. Kami juga menghubungi Disdik dan menghubungi masing-masing kepala sekolah hingga menugaskan guru kesiswaannya untuk datang ke Polsek Kebonpedes," ujarnya.

Setelah dilakukan pembinaan, para siswi itu juga diminta membuat video pernyataan dan pernyataan tertulis bermaterai. Isinya berjanji tidak akan melakukan tindakan serupa yang ujung-ujungnya akan berindikasi pelanggaran hukum dan aturan sekolah.

Tommy mengatakan tidak akan segan-segan menindak mereka jika kedapatan mengulang aksi sparring. Video pernyataan itu juga menjadi barang bukti yang disimpan kepolisian.

(orb/orb)