Jadi Pilihan Favorit Gantikan Jokowi Versi Musra, Ini Respons Sandiaga Uno

Jadi Pilihan Favorit Gantikan Jokowi Versi Musra, Ini Respons Sandiaga Uno

Siti Fatimah - detikJabar
Sabtu, 24 Sep 2022 20:31 WIB
Sandiaga Uno di Sukabumi.
Sandiaga Uno di Sukabumi (Foto: Siti Fatimah/detikJabar).
Sukabumi -

Menparekraf Sandiaga Uno banyak dipilih rakyat menggantikan Jokowi sebagai Presiden di 2024. Survei itu terungkap dalam Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra) di Bandung Agustus lalu. Sandiaga Uno pun memberikan tanggapannya terkait hasil Musra tersebut.

"Tentunya ini semuanya hasil musyawarah rakyat yang perlu kita apresiasi sebagai inovasi, karena ini belum pernah dilakukan sebelumnya di mana rakyat memberikan suara. Ini suara rakyat yang harus didengar oleh kami, elit partai politik," kata Sandiaga Uno saat ditemui dalam acara pembukaan Gerai Gumelis di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (24/9/2022).

Menurutnya, suara tersebut baru tahap awal dari kontestasi Pemilu 2024. Saat ini, dirinya masih fokus pada pemulihan ekonomi dan melanjutkan pembangunan pemerintah. Terlebih, kata dia, tantangan ekonomi ke depan akan semakin lebih besar.


"Ini baru awalan, karena tahapan Pemilu masih panjang. Saya meyakini di Pilres 2024 akan memberikan penekanan terhadap keberlanjutan pemerintahan dan fokus terhadap ekonomi," ujarnya.

"Jadi dari sekarang, sampai nanti tahapan Pemilu semua harus fokus untuk perbaikan ekonomi masyarakat dan keberlanjutan pembangunan yang ada. Tentunya dinamika ini akan semakin meningkat, komunikasi lebih cair dan politik kita nggak boleh baperan, harus saling merangkul, tidak melihat kepentingan golongan itu semua demi NKRI lebih baik ke depan," sambungnya.

Sekedar informasi, dikutip dari detiknews, Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra) digelar oleh sejumlah organisasi relawan Jokowi. Hasilnya, Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo banyak dipilih rakyat menggantikan Jokowi sebagai Presiden di 2024.

Ketua Dewan Pengarah Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia Andi Gani dalam pemaparannya menyebutkan, Sandiaga mendapat 968 suara atau 16,92% dari total peserta. Sedangkan Ganjar dipilih oleh 921 orang atau 16,10% dari 5.721 peserta Musra Jabar dalam kelompok 'Calon Presiden Harapan Rakyat'.

(mso/mso)