Jurit Malam: Hingar Bingar yang Terpatri Duka di Jalan Riau Bandung

Bima Bagaskara - detikJabar
Kamis, 22 Sep 2022 21:00 WIB
Saksi bisu kecelakaan maut Nike Ardila.
Saksi bisu kecelakaan maut Nike Ardila (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar).
Bandung -

Jalan L.L.R.E Martadinata atau Jalan Riau di Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung masih begitu ramai dilalui kendaraan pada malam itu.

Suasana di sepanjang jalan itu juga tak sepi, sejumlah rumah makan dan pertokoan masih buka melayani pelanggan. Pejalan kaki juga lalu lalang di trotoar Jalan L.L.R.E Martadinata.

Namun di balik itu semua, Jalan R.E Martadinata punya cerita kelam. Sebuah kecelakaan maut sempat menghebohkan tidak hanya warga Bandung, namun juga warga Indonesia.


19 Maret 1995, kecelakaan terjadi di Jalan L.L.R.E Martadinata tepatnya di depan sebuah restoran di kawasan jalan tersebut. Mobil sedan yang dikendarai artis Nike Ardilla menabrak sebuah pagar tembok.

Kecelakaan itu membuat Nike yang sedang naik daun meregang nyawa. Nike mengalami pendarahan di bagian kepala akibat benturan keras.

27 tahun setelah kejadian itu, saksi bisu kecelakaan maut tersebut yaitu pagar tembok dan tersebut masih ada hingga sekarang. detikJabar mencoba melihat pagar tembok yang menjadi saksi bisu detik-detik kecelakaan yang merenggut nyawa Nike Ardilla.

Pagar tembok yang ditabrak oleh mobil Nike Ardilla terlihat masih kokoh berdiri. Pagar berwarna putih ini berada tepat di depan salah satu cafe. Di sisi pagar tembok itu, ada sebuah tiang berwarna merah.

Pagar itulah, yang 27 tahun silam ditabrak oleh mobil yang dikendarai Nike Ardilla. Dulu, lokasi tersebut terkesan menyeramkan. Bukan hanya karena menjadi lokasi kecelakaan sang artis, namun karena memang kawasan tersebut dikenal sepi.

Namun, kesan menyeramkan itu perlahan luntur. Jalan L.L.R.E Martadinata sudah ramai dan hidup baik siang maupun malam. Selain itu, hanya segelintir warga yang tahu akan kejadian 27 tahun lalu tersebut.

Sopandi misalnya, mengaku belum tahu jika lokasi dimana ia berhenti menunggu temannya itu adalah tempat kejadian kecelakaan maut Nike Ardilla.

"Wah belum tahu mas baru tahu sekarang. Sering lewat sini baru tahu," kata Sopandi.

Sama dengan Sopandi, warga lainnya Wisnu yang sedang berjalan kaki juga mengungkapkan hal yang sama. Ia memang pernah mendengar kecelakaan Nike Ardilla terjadi di Jalan R.E Martadinata.

"Iya emang katanya di jalan ini, tapi lokasi pastinya nggak tahu dimana," singkatnya.

Sementara Dede Asep, tukang parkir mengaku telah mengetahui jika tempatnya bekerja itu adalah lokasi meninggalnya Nike Ardila. Ia mengetahui itu dari seorang temannya

"Iya tau, dulu teh saya tau dari senior saya. Saya masuk ke sini 2007 jadi banyak cerita gitu," ujar Dede.

(bba/mso)