Meriah! Kirab Kebangsaan di Sukabumi Arak Bendera Merah Putih 100 Meter

Meriah! Kirab Kebangsaan di Sukabumi Arak Bendera Merah Putih 100 Meter

Siti Fatimah - detikJabar
Senin, 19 Sep 2022 15:51 WIB
Kirab kebangsaan di Sukabumi.
Kirab kebangsaan di Sukabumi (Foto:Siti Fatimah/detikJabar).
Sukabumi -

Kirab Kebangsaan di Kota Sukabumi, Jawa Barat, berlangsung meriah. Bendera merah putih sepanjang 100 meter ikut dikirab. Sejumlah mobil tempur juga ikut mengawal aksi kirab kebangsaan tersebut.

Pantauan detikJabar di lokasi, ratusan siswa calon perwira juga ikut kirab kebangsaan. Beberapa dari mereka mengunakan pakaian adat (daerah) yang ada di Indonesia diiringi drumband Corp Canka Lodaya.

Rute pawai kirab kebangsaan ini melewati beberapa jalan di antaranya Jalan Bhayangkara-Jalan Sudirman-Jalan Veteran-Jalan RE Martadinata, Jalan Siliwangi-Jalan Rumah Sakit dan kembali ke Jalan Bhayangkara Stukpa Lemdiklat Polri Kota Sukabumi.


"Jadi kirab hari ini yang pertama memang program kerja Lemdikpol (Lembaga Pendidikan Kepolisian) plus kita kirab bendera merah putih dan tausiyah kebangsaan oleh Buya Habib Lutfi bin Ali bin Yahya," kata Kepala Lemdikat Stukpa Polri, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto kepada detikJabar, Senin (19/9/2022).

Lebih lanjut, kirab itu juga dilakukan dalam rangka pelepasan siswa yang akan dilantik pada dua minggu ke depan. Nantinya, para siswa akan kembali ke satuan masing-masing.

"Tentunya siswa sudah mengikuti 7 bulan pendidikan sebagai perwira. Kita sudah memberikan mereka keterampilan kemudian knowledge, sikap dan perilaku. Kita berharap mereka akan mengamalkan semua ilmu-ilmu yang sudah kita berikan 7 bulan ini," sambungnya.

"Ini juga karena masih dalam rangka 17 Agustus ya merah putih ini untuk meningkatkan rasa kebanggsaan dan kecintaan kita terhadap tanah air kita Indonesia ini. Kita tahu Indonesia ini negara yang unik, ada karena kebhinekaannya," ujarnya.

Tausiyah kebangsaan juga dilaksanakan dalam rangkaian acara tersebut. Mardiaz mengatakan pihaknya juga membangun tempat ibadah bagi seluruh agama di lingkungan Setukpa.

"Kemudian kita juga menggelorakan agama. Saat ini Setukpa sedang membangun vihara Budha, kebetulan siswa kita 2 tahun ini ada yang beragama Budha dukungan dari Walu Kota Sukabumi sehingga miniaturnya Kota Sukabumi ada di Setukpa, ada masjid, pura, vihara Budha, ada dua gereja baik Katohlik dan Protestan," tutupnya.

(mso/mso)