11 Ekor Macan Tutul Jawa Huni Kawasan Kareumbi

Kabupaten Sumedang

11 Ekor Macan Tutul Jawa Huni Kawasan Kareumbi

Bima Bagaskara - detikJabar
Rabu, 14 Sep 2022 10:58 WIB
Kawasan Gunung Masigit Kareumbi Sumedang.
Kawasan Gunung Masigit Kareumbi Sumedang. (Foto: Nur Azis)
Sumedang -

Warga Sumedang dihebohkan dengan serangan macan kumbang atau macan tutul Jawa yang membuat tiga warga Desa Tegalmanggung, Kecamatan Cimanggung mengalami luka-luka.

Serangan macan itu terjadi di sebuah perkebunan yang berada di kawasan Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi (TBGMK). Di kawasan itu memang diketahui banyak dihuni oleh hewan liar, termasuk macan tutul Jawa.

Wilayah Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi beririsan dengan tiga daerah yakni Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Bandung.


Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat mencatat, setidaknya ada 11 ekor macan tutul Jawa yang saat ini menghuni kawasan seluas 12.420 hektare itu.

"Dari hasil monitoring baik dari perjumpaan beberapa tahun, diperkirakan estimasinya sampai 11an (ekor)," kata Kepala Sub Bagian Humas BBKSDA Jabar Halu Oleo, Rabu (14/9/2022).

Halu mengungkapkan, keberadaan macan tutul Jawa di kawasan Kareumbi sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Untuk itu, ia mengatakan agar masyarakat tak perlu khawatir dengan macan tutul selama tidak mengganggu habitatnya.

"Masyarakat gak usah resah, sudah puluhan tahun juga gak ada masalah," ujarnya.

Halu juga menjelaskan soal ketersediaan makanan di kawasan Kareumbi bagi macan tutul yang tinggal disana. Menurutnya ketersediaan makanan di kawasan itu masih sangat mencukupi.

Untuk kasus penyerangan macan terhadap warga, Halu menduga macan tersebut sedang belajar berburu. Sebab macan yang akhirnya mati itu diketahui masih muda dengan usia sekitar 2-3 tahun.

"Saya pikir ketersediaan (makanan) masih ada, tapi kan ada wilayah teritorial. Ini mungkin belajar (berburu) terus kemudian yang muda dan liar sehingga dia berburu di situ (kebun warga). Jadi Masih cukup karena kan tidak semua (macan) keluar," jelasnya.



Simak Video "Membuat Lidu-lidu Dengan Bahan Kayu Jati, Sumedang"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/dir)