Hasil Lab Pasien Diduga Cacar Monyet di Tasikmalaya Negatif

Hasil Lab Pasien Diduga Cacar Monyet di Tasikmalaya Negatif

Faizal Amiruddin - detikJabar
Selasa, 13 Sep 2022 18:02 WIB
Cacar Monyet
Ilustrasi cacar monyet (Foto: Getty Images/iStockphoto/Md Saiful Islam Khan).
Tasikmalaya -

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan pasien yang sebelumnya diduga terpapar virus cacar monyet ternyata menunjukkan hasil negatif.

"Kami sudah dapat konfirmasi hasil laboratorium dari Kemenkes, hasilnya negatif," kata Uus, Selasa (13/9/2022).

Uus menjelaskan pemeriksaan itu meliput penelitian terhadap sampel darah dan cairan lesi luka cacar. "Yang diperiksa selain darah juga cairan lesi dari cacar yang diderita pasien. Sampel itu kami kirim ke Jakarta dan hasilnya negatif," kata Uus.


Dia mengatakan kendati hasil laboratorium negatif, tapi status suspect monkeypox atau cacar monyet yang sebelumnya diberikan kepada pasien perempuan 16 tahun warga Kecamatan Tamansari itu, sebelumnya didasarkan kepada gejala-gejala yang mengarah.

"Gejala yang terjadi pada pasien ini memang memenuhi kriteria, walaupun ternyata negatif dan tentunya kita sangat bersyukur," kata Uus.

Mengenai pemicu adanya gejala pembengkakan kelenjar getah bening yang sempat menjadi alasan pasien jadi suspect cacar monyet, Uus mengatakan ada faktor lain yang jadi penyebab.

"Jadi gejala pembengkakan kelenjar getah bening itu terjadi akibat adanya infeksi berat di tubuh. Nah infeksi ini akan men-trigger (memicu) mekanisme pertahanan tubuh yang salah satu di antaranya adalah pembekakan kelenjar getah bening," kata Uus.

Selain itu Uus mengatakan bahwa saat ini kondisi pasien sudah semakin membaik. "Kondisi pasien sudah membaik," kata Uus.

Sebelumnya Uus mengatakan cacar monyet penyakit berbahaya karena jika tak tertangani bisa menyebabkan kematian. "Cacar monyet memang berbeda, jika tak ditangani bisa fatal. 1 dari 10 penderita cacar monyet meninggal dunia," kata Uus.

Terkait gejala cacar monyet pun, menurut Uus ada perbedaan dari cacar biasa. Diantaranya adalah lesi atau luka cacar yang tersebar di hampir seluruh bagian tubuh. "Bisa di seluruh tubuh cacarnya, bahkan di telapak tangan pun bisa muncul," kata Uus. Gejala lainnya adalah terjadinya pembesaran atau pembengkakan kelenjar getah bening.

Selain bisa mematikan, penyakit cacar monyet ini juga memiliki masa inkubasi yang lama, bisa sampai satu bulan. "Ciri lainnya masa inkubasi cacar monyet relatif lama, bisa antara 2 sampai 4 minggu," kata Uus.

Simak juga Video: Spanyol Laporkan Penurunan Kasus Cacar Monyet

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)