Jurit Malam: Kisah Sosok Penjaga Gunung Padang

Jurit Malam: Kisah Sosok Penjaga Gunung Padang

Ikbal Selamet - detikJabar
Kamis, 08 Sep 2022 23:30 WIB
Batu tapak harimau di Gunung Padang Cianjur.
Batu tapak harimau di Gunung Padang Cianjur (Foto: Ikbal Selamet/detikJabar).
Cianjur -

Situs Megalitikum Gunung Padang masih diselimuti beragam misteri. Bahkan banyak kisah mistis hingga batu yang memiliki ukuran unik menambah kesakralan gunung tersebut.

Beberapa hal mistis dan misterius itu, yakni keberadaan sosok penjaga gaib dan adanya batu dengan ukiran kujang serta telapak kaki macan.

Koordinator Juru Pelihara Situs Gunung Padang Nanang Sukmana mengatakan masyarakat di kawasan Gunung Padang mempercayai adanya sosok tak kasat mata. Salah satunya, yaitu beberapa orang penjaga dengan pakaian prajurit kerajaan.


Sosok tersebut akan menampakkan diri pada orang tertentu yang dikehendaki. Namun, sosok tersebut tak mengganggu, melainkan sebatas menampakkan wujud seolah berjaga dan menyambut saat memasuki teras utama Situs Gunung Padang.

"Sosoknya gagah dengan mengenakan pakaian prajurit kerajaan. Mereka hanya berdiri di pintu masuk ke teras utama. Tapi itu mitos yang beredar, saya sendiri belum pernah melihat," kata dia, Kamis (8/9/2022).

Selain mitos tersebut ada juga dua buah batu dengan motif unik di salah satu permukaannya. Batu dengan ukiran menyerupai kujang dan telapak macan.

Kedua batu ini berada di teras ketiga dan keempat situs megalitikum Gunung Padang. Tidak ada yang tahu persis kenapa ada ukiran tersebut pada batu tersebut.

Khusus untuk batu dengan telapak kaki macan, masyarakat mempercayai jika dulunya ada sosok macan yang menjadi penjaga menuju teras kelima.

"Ini yang jadi keunikan di Gunung Padang, ada batu dengan ukiran kujang dan telapak kaki. Kalau yang telapak kaki macan, dipercayai jadi tempat penjaga yakni seekor macan berdiri hingga mengakibatkan bekas. Tapi itu juga masih simpang siur, intinya masih jadi misteri kenapa ada kedua ukiran atau motif tersebut," kata dia.

Tidak hanya itu, Nanang menambahkan jika ada dua buah batu yang tidak kalah unik, dimana jika dipukul batu tersebut akan mengeluarkan bunyi nyaring layaknya gamelan.

"Bebatuan di sini memang mengandung besi, tapi hanya dua batu ini yang bunyinya nyaring persis seperti suara gamelan. Makanya disebutnya batu gamelan. Dipercaya jika batu ini dulunya digunakan untuk musik dalam acara khusus," ujarnya.

Namun di luar dari banyaknya mitos dan misteri, Situs Gunung Padang memang memiliki daya tarik sebagai tujuan wisata sejarah dan wisata alam.

(mso/mso)