Sempat Disorot, Reklame Minol Depan Kantor Kecamatan Karawang Raib

Irvan Maulana - detikJabar
Jumat, 19 Agu 2022 15:52 WIB
Reklame minol di depan Kantor Kecamatan Cikampek diturunkan.
Foto: Reklame minol di depan Kantor Kecamatan Cikampek diturunkan (Irvan Maulana/detikJabar).
Karawang -

Sebuah reklame yang menampilkan iklan minuman beralkohol (minol) di depan Kantor Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang sudah diturunkan. Sebelumnya keberadaan reklame tersebut sempat mendapat sorotan dari sejumlah pihak.

Seperti diketahui, reklame berisi iklan minol itu terpasang di depan Kantor Kecamatan Cikampek, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Karawang. Reklame itu berada di samping sebuah pos polisi dan dekat dengan zona sekolah.

Keberadaan reklame itu juga sempat disorot warga khususnya kalangan ormas Islam. Pasalnya reklame itu dinilai tidak pantas karena terpasang di pusat pemerintahan di dekat dengan zona sekolah.


Pantauan detikJabar, pada Jumat (19/8/2022) siang, reklame itu sudah tak terlihat. Namun, tidak diketahui kapan reklame itu diturunkan.

"Kurang tahu emang copot ya, ya coba saya kontak dulu ke staff saya," ucap Camat Cikampek Rohmana Setiansyah ketika dihubungi, Jumat (19/8/2022).

Selain itu, ia juga mengaku tidak mengetahui awal pemasangan reklame minol itu. "Kalau ke kita mah nggak ada izin sih, karena itu kaitannya reklame aja ke Bapenda, ya jangankan izin masang pun kita nggak tahu," kata dia.

Rohmana mengungkapkan akan segera melakukan konfirmasi lebih lanjut pada Bapenda Karawang terkait reklame yang sempat jadi sorotan itu.

"Saya mau konfirmasi dulu ke Bapenda, karena itu ranahnya pajak reklame pasangan itu sudah terpasang permanen. Pemasangannya dari perusahaan mana A dan B, dan produk A atau Produk B, itu aja," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang juga telah memberikan keterangan ihwal pemasangan reklame minol di depan Kantor Kecamatan Cikampek.

"Kita akan cek langsung, karena itu belum pasti apakah iklan miras atau jamu," ujar Sahali, Sekretaris Bapenda Karawang.

Sahali menjelaskan jika yang terpasang itu adalah reklame iklan minuman berlakohol, pihaknya menyatakan hal itu dilarang, karena menyalahi aturan.

Apalagi, kata Sahali, lokasi pemasangan reklame itu tak jauh dari kantor pemerintahan dan dekat dengan zona sekolah.

(mso/mso)