Kabar Baik, Harga Tiket Pesawat Bisa Turun

Tim detikFinance - detikJabar
Kamis, 18 Agu 2022 06:30 WIB
FILE PHOTO: A passenger waiting for his flight to depart watches a plane take off from the domestic terminal at Ngurah Rai International Airport, Kuta, Bali, Indonesia, December 4,  2017. REUTERS/Darren Whiteside/File Photo
Foto: Ilustrasi Bandara (REUTERS/Darren Whiteside)
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta maskapai BUMN mampu menyediakan tiket pesawat murah untuk masyarakat.

Dilansir detikFinance, Erick menilai langkah ini bisa diambil demi menstabilkan harga tiket pesawat.

Salah satu usaha Erick dengan mendorong maskapai seperti Garuda untuk menambah volume penerbangan. "Makanya kalau Garuda bisa lebih produktif lagi dalam jumlah pesawatnya sehingga pengurangan dari stabilitas harga tiket bisa diseimbangi," ujar Erick Thohir dalam keterangannya, Rabu (17/8/2022).


Cairnya penyertaan modal negara (PMN) bisa menjadi modal kuat untuk merealisasikan rencana ini dan membuat Garuda mampu bersaing secara bisnis.

"Garuda dulu kita harap (PMN) segera cair, apalagi kita lihat industri penerbangan mesti kita jaga, apalagi harga tiket pesawat ini kan sangat mahal," ujar Erick.

Erick menjelaskan ada tiga hal yang mengakibatkan tiket pesawat saat ini tinggi. Pertama adalah harga avtur yang meroket.

"Kedua adalah daerah tujuan tertentu yang jumlah pesawatnya tidak maksimal. Lalu faktor terakhir adalah jumlah pesawat yang mau dibeli pun sulit. Hari ini Boeing dan Airbus kan mengurangi produksinya," ujar Erick.

Meski faktor tersebut memberatkan namun Erick optimistis Garuda mampu memanfaatkan momentum kebangkitan industri pesawat sekaligus berperan menjaga harga yang terjangkau bagi rakyat.

(iqk/iqk)