Round-Up

Perkara Cincin Nyangkut di Mr P Bikin Damkar Sukabumi Turun Tangan

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 16 Agu 2022 21:00 WIB
Cincin yang nyangkut di Mr P pria Sukabumi.
Foto: Penampakan cincin yang nyangkut di penis pria Sukabumi (Istimewa).
Bandung -

Ada-ada saja kelakuan DL (55), pria asal Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Ia nekat memasang cincin titanium di kemaluannya hingga tersangkut, dan membuat petugas pemadam kebakaran (Damkar) turun tangan untuk melepas benda tersebut.

Semuanya bermula saat DL menelepon kantor damkar pada Minggu (14/8). DL waktu itu mengeluh sakit karena cincin yang ia pasang di kemaluannya tersangkut hingga tak bisa dilepaskan dengan mudah. Pukul 18.30 WIB, petugas damkar akhirnya tiba di rumah DL.

"Ada telepon ke damkar, ya kita datang ke sana. Petugas yang menerima laporan bergegas ke rumah korban dan langsung melakukan evakuasi cincin yang tersangkut di alat vitalnya," kata Kasi Pencegahan, Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Sukabumi Hendar Iskandar, Selasa (16/8/2022).


Hendar mengaku belum mengetahui kronologi kenapa cincin titanium tersebut bisa tersangkut di kemaluan DL. Sebab, DL merupakan tunarungu yang cukup kesulitan diajak berkomunikasi oleh petugas saat itu.

"Dia ada kebutuhan khusus tuna rungu, jadi nggak bisa komunikasi kenapa bisa begitu. Tapi dia tinggal bersama keluarganya," ungkapnya.

Sebelum menelepon damkar, DL rupanya sempat pergi untuk meminta pertolongan ke RSUD Syamsudin Sukabumi. Dengan kondisi kesakitan, DL meminta supaya cincin yang tersangkut di kemaluannya bisa dilepaskan.

Namun, pihak rumah sakit tak bisa menolong korban. DL bahkan sempat disarankan untuk dirujuk ke RS di Bandung, sebelumnya akhirnya menghubungi damkar untuk dibantu evakuasi melepas cincin titanium tersebut.

"Jadi ceritanya dia secara pribadi datang ke rumah sakit, ke bunut (RSUD Syamsudin). Bunut nggak bisa mengevakuasi kaya gitu," ucapnya.

Pelaksana Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Kota Sukabumi Adera Rizky menambahkan, pihaknya sempat meminta pria tersebut datang ke kantor supaya bisa segera dievakuasi. Namun karena entah alasan apa, pria ini tidak bisa datang langsung ke kantor damkar.

"Kita suruh ke sini dia nggak mau, dijelasin dia udah ke RS sini nggak ada yang sanggup malah rekomendasi ke Bandung buat lepasin itu. Kita ke sana 4 orang bagian center, pegang alat gurinda mini, satu lagi bagian semprot cairan biasa dan satu lagi mendokumentasikan (atas izin keluarga korban)," ujarnya.

Drama pelepasan cincin titanium yang menyangkut di kemaluan DL pun akhirnya bisa ditangani petugas dengan waktu 10 menit. Selama proses evakuasi, petugas sempat mengalami kesulitan lantaran korban tak bisa diam karena khawatir terkena alat potong cincin.

"Kesulitannya untuk orangnya nggak mau diam saat dievakuasi. Takut kena potong orangnya, padahal di situ kita safety, pakai sarung tangan, pakai penghalang juga. Nggak sampai setengah jam, sekitar 10 menit sudah lepas," kata dia.

(ral/mso)