Soal RSUD dr Soekardjo Tasik, Wagub Jabar: Masih dalam Pembahasan

Sudirman Wamad - detikJabar
Selasa, 16 Agu 2022 19:05 WIB
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum (Foto: Wishnu Pradana)
Bandung -

Pembangunan RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya mangkrak. Bahkan, rumah sakit berpelat merah ini tengah dalam krisis keuangan.

Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum tak menampik Pemprov Jabar belum menganggarkan bantuan untuk pembangunan RSUD dr Soekardjo. Saat ini masih dalam pembahasan dengan DPRD Jabar.

"Bukan tidak dianggarkan, tapi belum. Masih dalam pembahasan, belum finalisasi," kata Uu saat dihubungi detikJabar, Selasa (16/8/2022).


Uu mengaku Pemprov Jabar berupaya membantu. Pihaknya saat ini tengah berusaha untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Mudah-mudahan aja. Nanti ada anggaran. Pendapatan masih dicari," kata mantan Bupati Tasikmalaya itu.

Uu juga meminta agar Gubernur Jabar Ridwan Kamil melanjutkan program pemutihan denda pajak kendaraan. Ia menilai adanya program bisa meningkatkan PAD. Namun, Uu tak menjelaskan secara rinci peningkatan dari program pemutihan itu.

"Kalau disebut persen-persenannya (peningkatan PAD dari program pemutihan) saya tidak bisa. Yang jelas, ada program ini, ada peningkatan," kata Uu.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan RSUD dr Soekardjo merupakan rumah sakit pelat merah yang kewenangannya di bawah Pemkot Tasikmalaya. Sehingga, lanjut dia, yang berwenang lebih atas pelayanan dan program rumah sakit itu adalah pemerintah daerah setempat.

"Mereka yang harus mengelola itu. Kalau bantuan dari provinsi atau pusat, sifatnya bantuan tentunya dilihat dari prioritas dan urgensinya," kata Ineu kepada detikJabar di kantornya, Selasa (16/8/2022).

(sud/iqk)