2 Warga Sukabumi Nyaris Tersambar Petir saat Berteduh di Warung

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Minggu, 14 Agu 2022 21:51 WIB
Violent lightning bolts strike the water off the Dutch coast.
Ilustrasi petir. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Meindert van der Haven)
Sukabumi -

Nasib baik masih memihak dua orang warga masing-masing Mulfi Abijan dan Zahra. Keduanya nyaris yerkena sambaran petir saat berteduh di sebuah warung di Pantai Capitol Kampung/Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Minggu (14/08/22).

Informasi diperoleh detikJabar, meskipun tidak mengenai langsung, akibat sambaran petir yang terjadi sekitar pukul 17.47 WIB itu, Mulfi terpaksa mendapat penanganan medis di Puskesmas terdekat.

"Peristiwa sekitar pukul 17.47 WIB, keduanya tengah berteduh di warung. Tiba-tiba petir menyambar pohon kelapa yang posisinya tepat di samping warung. Namun hembusan dan getaran petir mengenai kedua korban yang ada di dalam warung," kata Kapolsek Cisolok, AKP Aguk Khusaeni.


Menurut Aguk saat itu, angin di pesisir pantai dalam keadaan kencang disertai sambaran petir dari arah laut disertai hujan yang sangat lebat. Sambaran petir juga merusak instalasi listrik di sekitar lokasi kejadian.

"Begitu sambaran petir menghantam pohon kelapa warga atas nama Mulpi Abijan langsung mengalami gangguan pendengaran. Sedangkan warga perempuan bernama Zahra mengalami syok dan panik akibat sambaran petir tersebut," ujar Aguk.

"Tidak ada korban jiwa, namun salah satu warga yakni Mulpi Abijan sempat mendapat perawatan medis di Puskesmas Cisolok," sambungnya.

Aguk mengimbau kepada warga dan wisatawan lebih hati-hati dan waspada dengan kondisi cuaca saat ini yang sering cepat berubah. Menurutnya cuaca kerap tiba-tiba ekstrem dari panas tiba-tiba mendung, kemudian hujan disertai sambaran petir.

"Kalau cuaca mendung disertai sambaran petir jangan berdiri di tempat terbuka atau berteduh di bawah pohon. Cari tempat yang aman untuk berlindung," pungkas dia.

(sya/orb)