Viral! Ibu Geram gegara Rambut Anaknya Dicukur Guru di Bandung

Yuga Hassani - detikJabar
Jumat, 12 Agu 2022 08:35 WIB
Video viral rambut siswa SD dipotong guru.
Video rambut siswa dipotong guru. (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)
Bandung -

Viral video di sosial media yang memperlihatkan seorang ibu protes kepada gurunya. Sang ibu tak terima rambut anaknya dipotong semena-mena oleh oknum guru di sekolahnya.

Dilihat detikJabar di akun TikTok @reva.juliany pada Jumat (12/8/2022), seorang ibu terlihat memarahi guru yang ada di sekolah tersebut. Bahkan terlihat ibu dan sang guru saling sahut menjelaskan perihal maksud pemotongan rambut tersebut.

Anak tersebut diketahui merupakan siswa kelas 1 SD yang masih berusia 7 tahun. Hal tersebut yang membuat sang ibu tersebut geram.


"Itu anak kecil Bu, anak 7 tahun kelas 1, ini aturan sekolah, saya ngak peduli, mana kepala sekolahnya," ucap ibu dalam video tersebut.

"Nggak ada nomer saya, tapi pagi sudah saya rapihin poninya sedikit, tapi saya terima oke, tapi dirapihin bu, bukan di kaya gituin," tambahnya.

Sang guru terlihat mencoba menjelaskan pemotongan rambut tersebut merupakan peraturan dari sekolah. Namun ibu tersebut menyangkan karena seharusnya guru berkomunikasi lebih dahulu kepadanya sebelum memotong rambut sang anak.

"Ibu seorang guru, punya wibawa, tinggal WA saya 'Mama tolong udah ingatkan sama Zikri takut Zikrinya nggak nyampein, tolong itu rambutnya dirapiin', bisa Bu kayak gitu. Saya manusia Bu, itu anak 7 tahun baru adaptasi, baru beberapa minggu sekolah, udah dikayakgituin, gimana itu mental anak saya. Siapa yang potong rambutnya bawa sini," tegasnya.

DetikJabar mencoba menghubungi sang ibu yang bernama Reva tersebut. Dalam pengakuannya, Reva mengaku masalah tersebut telah selesai.

"Udah selesai urusannya," ujar Reva.

Ia menyebutkan pihak terkait telah mendatanginya guna mengurus hal tersebut. Bahkan, dirinya telah melaporkan kasus tersebut ke Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan anak (UPTD PPA) Kabupaten Bandung.

Selain itu, pada Kamis (11/8/2022), pihak kepolisian hingga kecamatan setempat juga sudah mendatanginya.

Dia menambahkan saat ini anaknya telah pindah ke sekolah lain. Meski begitu, Reva enggan menyebutkan sekolah anaknya saat ini dan sekolah sebelumnya.

"Sekarang udah pindah sekolah ke SD deket daerah situ aja. Kalau SD-nya yang kemarin, saya nggak mau ngomongin sekolah mana-mananya. Yang penting masalahnya udah selesai," kata Reva.

Sementara itu, dari informasi yang beredar sekolah tersebut berada di Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

(orb/orb)