Mengintip 3 Daerah Calon Ibu Kota Baru Jawa Barat

Rifat Alhamidi - detikJabar
Jumat, 12 Agu 2022 07:01 WIB
Aerial view of Gedung Sate, Bandung, West Java, Indonesia with beautiful sky and city landscape. Old Historical building with art decoration style, Governor Office
Gedung Sate (Foto: Getty Images/iStockphoto/Ismail Rajo)
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melontarkan wacana pemindahan pusat pemerintah Jabar. Sejak diusulkan pada 2019, ada tiga wilayah yang mencuat menjadi ibu kota baru tersebut yaitu Tegalluar, Walini, atau Rebana Majalengka.

Kang Emil -sapaan Ridwan Kamil- menyebut pemindahan ibu kota Jabar itu bergantung pada kepastian proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Lantas, bagaimana kondisi 3 wilayah yang diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan baru Pemprov Jabar itu? Berikut ulasannya.

1. Tegalluar

Dikutip detikJabar dari data BPS, Tegalluar merujuk kepada pada nama desa di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Tegalluar memiliki total luas wilayah 7,8 meter persegi dan dihuni oleh 17,92 ribu jiwa.


Tegalluar dipilih menjadi calon Ibu Kota Baru Jawa Barat karena merupakan wilayah yang akan terkoneksi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Saat ini, progres KCJB terus dikebut dengan pemasangan girder box dari Casting Yard 4 (CY4) yang berlokasi di Kopo Bandung menuju Stasiun Tegalluar.

2. Walini

Lokasi kedua berada di wilayah bernama Walini, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Merujuk namanya, Walini merupakan wilayah perkebunan teh dan merujuk kepada nama salah satu merk dagang, Teh Walini.

Berdasarkan penelusuran, kawasan Walini terletak di antara Desa Mandalasari dan Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalong Wetan, KBB. Kedua desa itu masing-masing memiliki luas 10,64 kilometer persegi dan 9,94 kilometer persegi.

Kawasan Walini rencananya juga akan terkoneksi dengan KCJB. Namun mengutip detikFinance, Stasiun Walini belum dimasukkan menjadi stasiun pelayanan lantaran pertimbangan aspek komersil dan efisiensi pengurangan cost over run.

3. Rebana

Kawasan calon Ibu Kota Jabar terakhir yaitu di wilayah Rebana. Merujuk catatan detikcom, Rebana merupakan kawasan metropolitan baru berupa Segitiga Rebana yang meliputi Cirebon, Patimban (Subang) dan Kertajati (Majalengka).

Kick off pembangunan kawasan Segitiga Rebana pun sudah dimulai sejak 2019 oleh Kang Emil. Kawasan ini pun dianggap strategis karena diapit pelabuhan Patimban dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Sebelumnya, Ridwan Kamil mengaku wacana pemindahan ibu kota Jabar itu masih dalam kajian. Ia menyebutkan pemindahan ibu kota bergantung pada kepastian proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

"Nanti menunggu kejelasan kereta cepat. Kan dulu narasi-narasi (wacana pemindahan ibu kota) ada di dalam rute, sekarang Walini belum pasti ada stasiun (atau tidak)," ucap Ridwan Kamil di Gedung Sate, Selasa (9/8/2022).

Dia mengatakan pihaknya mempertimbangkan infrastruktur kereta cepat untuk pemindahan ibu kota Jabar. "Jadi, itu mah nanti saja," kata Kang Emil.

(ral/yum)