Pemkab Pangandaran Anggarkan Rp 50 M Untuk Lampu Jalan di 1.999 Titik

Aldi Nur Fadillah - detikJabar
Rabu, 10 Agu 2022 13:04 WIB
Pemprov DKI Jakarta memasang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang baru dengan metode penggunaan tiang gendong. Lampu-lampu itu kini telah dipasang di kawasan Jatinegara.
Ilustrasi lampu jalan (Foto: Rengga Sancaya)
Pangandaran -

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pangandaran akan memasang Penerangan Jalan Umum (PJU) di 10 Kecamatan yang ada di Pangandaran. Anggaran Rp 50 miliar disiapkan.

"Tahun 2022 ini ada bantuan provinsi (banprov) sebesar Rp 50 miliar untuk pembangunan PJU di 1.999 titik," ujar Kepala Dishub Kabupaten Pangandaran Irwansyah saat dihubungi. Rabu (10/9/2022).

Dia mengatakan 1.999 titik PJU tersebut tersebar di beberapa titik jalan di Pangandaran. Daerah paling ujung Pangandaran juga akan dipasangi PJU.


"Khususnya di daerah Kecamatan Langkaplancar paling ujung Pangandaran, Cimerak, daerah objek wisata dan tersebar di 10 kecamatan," katanya.

Irwansyah mengatakan anggaran untuk PJU berasal dari Banprov sebesar Rp 50 miliar,. Dana tersebut termasuk untuk pengadaan lampu LED.

"Paling utama yang akan kita pasang PJU di daerah objek wisata diantaranya jalan ke pantai Karapyak, Pangandaran, Batuhiu, Batukaras dan di pinggir pantai yang jadi objek wisata," ucapnya.

Dinilai Pemborosan

Anggaran Rp 50 miliar hanya untuk PJU mendapat sorotan. Angka fantastis itu dinilai hanya sebuah pemborosan.

"Anggaran sebesar itu seharusnya bisa diserap untuk anggaran lain, misalnya kesehatan dan pendidikan yang lebih urgent jika melihat situasi Pangandaran sekarang usai pandemi," ujar pemerhati kebijakan publik dari Monitoring Community, Kandar Karnawan.

Menurut Kandar, pengadaan PJU sejauh ini tak begitu mendesak. Sehingga, perlu adanya sikap bijak untuk pengelolaan dana tersebut.

"Usai COVID-19, yang harusnya diberi penguatan di kesehatan dan pendidikan. Jika pendidikan, ekonomi dan kesehatan terjamin, kesejahteraan juga terjamin," tutur dia menambahkan.

Dia menambahkan apabila hal itu terealisasi akan menambah beban anggaran. Salah satunya terkait pemeliharaan PJU.

"Karena beban pemda di saat mendekati defisit itu akan membayar listrik mahal, dampaknya ke beban listrik. Beban listrik mau ke siapa, pemda atau masyarakat?," ucapnya.

Dia menjelaskan dana Banprov itu diusulkan ke provinsi. Hal ini berkaitan dengan program Bupati Pangandaran bertajuk 'Pangandaran Caang'.

"Itu kan kalo dana Banprov itu ada yang mengusung, jadi ada pihak yang melobi pihak provinsi, nggak mungkin anggaran ujug-ujugnya disetujui," katanya.



Simak Video "Menikmati Waktu Bersantai Ditemani Suara Air Gemericik, Pangandaran"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)