Nyut-nyutan Hilang, Ini Obat Tradisional Ampuh untuk Sakit Gigi

Muhammad Fadhil Raihan - detikJabar
Rabu, 10 Agu 2022 05:30 WIB
ilustrasi sakit gigi
ilustrasi sakit gigi (Foto: thinkstock)
Bandung -

Sakit gigi merupakan salah satu penyakit yang cukup mengganggu penderitanya. Sakit gigi kerap memberikan rasa nyeri pada bagian mulut dan bahkan berefek pada keluhan lainnya.

Sikat gigi bisa diredakan dengan berbagai obat medis yang dapat ditemukan di apotek ataupun minimarket. Selain itu, sakit gigi juga dapat diredakan dengan mengonsumsi obat tradisional dari bahan-bahan alami.

Menteri Kesehatan (Menkes) membuat satu panduan tentang formula ramuan obat tradisional yang ada di Indonesia. Panduan tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017 tentang Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI).


Salah satu formula yang terdapat di FROTI adalah obat tradisional untuk mengobati sakit gigi. Berikut adalah dua ramuan obat tradisional untuk sakit gigi.

1. Daun Gambir

Gambir merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk meredakan sakit gigi. Ramuan obat tradisional untuk sakit gigi menggunakan ekstrak kering dari daun gambir.

Cara pembuatan:

- Rebus satu bagian daun gambir selama satu jam yang dihitung setelah mendidih sambil diaduk sesekali
- Kemudian air hasil rebusan disaring dan peras ampas daun dengan alat sistem ulir
- Gabungkan air rebusan dengan hasil perasan daun dan diendapkan selama 2 hari
- Kemudian saring dan peras hasil endapan yang berbentuk pasta kekuningan
- Potong dan cetak hasil endapan dan dikeringkan pada suhu 60 derajat
- Selanjutnya, ekstrak daun gambir tersebut diseduh dengan setengah gelas air mendidih sampai larut
- Setelah dingin gunakan air dari ekstrak daun gambir untuk berkumur

Dosis yang digunakan untuk obat tradisional ini adalah 2 x 1 potong (ukuran 1-2 cm) per harinya. Efek samping dari obat ini adalah sembelit apabila penggunaan lebih dari ukuran satu ibu jari.

Berdasarkan FROTI dari Menkes, obat tradisional dari daun gambir ini dilarang digunakan untuk anak-anak. Kemudian juga dosis besar peroral (200 mg/kgbb) dapat mempengaruhi fungsi hati dan ginjal. Obat tradisional ini juga tidak boleh ditelan.

2. Batang Patah Tulang

Bahan lain yang dapat dijadikan obat tradisional untuk sakit gigi adalah tanaman Patah Tulang. Bagian yang digunakan dari tanaman ini adalah bagian batangnya yang masih segar, lebih tepatnya adalah bagian getah.

Cara pembuatan obat tradisional ini terbilang cukup mudah. Getah hasil patahan batang Patah Tulang diteteskan sebanyak 1-3 tetes pada kapas. Kemudian sisipkan kapas tersebut pada bagian gigi yang merasa nyeri. Pengobatan tersebut dapat dilakukan satu kali sehari.

Obat tradisional ini dilarang untuk ditelan dan dapat menyebabkan erosi dan kebutaan apabila mengenai mata. Efek samping dari obat tradisional ini adalah iritasi pada mukosa ataupun kulit.

(yum/yum)