Kabar Nasional

Lelaki Seks Lelaki Rentan Terinfeksi Cacar Monyet, Benarkah?

Tim detikNews - detikJabar
Minggu, 07 Agu 2022 02:00 WIB
Cacar Monyet
Ilustrasi cacar monyet. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Md Saiful Islam Khan)
Jakarta -

Kelompok lelaki seks lelaki (LSL) atau gay disebut-sebut paling berisiko terinfeksi Monkeypox alias cacar monyet. Benarkah?

Kasus cacar monyet sendiri tengah menghebohkan dunia. Bahkan, cacar monyet ditetapkan sebagai darurat kesehatan global atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Ketua Satgas Monkeypox (cacar monyet) PB IDI sekaligus perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski), dr Hanny Nilasari, SpKK, menyebut memang ditemukan studi yang menyebut kelompok LSL banyak mengalami cacar monyet.


Meski begitu, virus cacar monyet secara teori bukan ditularkan melalui hubungan sekskual atau STI (sexual transmitted infection).

Yang ada, cacar monyet menular karena kontak yang intens antara kulit dengan kulit atau mukosa dengan mukosa. Kondisi itu yang membuat banyak orang dari komunitas terinfeksi monkeypox.

"Jadi memang ditemukan di satu studi bahwa banyak kelompok gay LSL ini yang mengalami infeksi monkeypox. Secara teori ini bukan infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual atau tidak tergolong STI (seksual transmitted infection). Tapi karena kontak yang intens antara kulit dengan kulit ataupun antara mukosa dengan mukosa, sehingga komunitas ini atau kelompok ini banyak mengalami kondisi infeksi monkeypox," ucapnya dalam konferensi pers virtual, dikutip dari detikHealth, Sabtu (6/8/2022).

"Kalau terkait dengan risiko lebih tinggi tentunya, iya. Karena kontak intens antara mukosa dengan mukosa pada kelompok ini lebih tinggi," sambungnya lagi.

(ors/ors)