Lorong Waktu: Serunya Nonton Aksi Ninja Hattori di Minggu Pagi

Sudirman Wamad - detikJabar
Jumat, 05 Agu 2022 05:00 WIB
Ninja Hattori
Ninja Hattori (Foto: Ninja Hattori/Fujiko A Fujio)
Bandung -

Mendaki gunung lewati lembah. Sungai mengalir indah ke samudra. Bersama teman bertualang. Tempat yang baru belum pernah terjamah. Suasana yang ramai di tengah kota.

Apakah ada yang baca paragraf pertama di atas sembari bersenandung, atau bernyanyi? Saya yakin, Anda yang membaca sambil bernyanyi adalah kelahiran 1990-an. Saya yakin, Anda tersenyum. Pikiran Anda langsung melalang buana ke masa kecil dulu, saat film kartun menjadi tayangan yang paling ditunggu setiap akhir pekan.

Paragraf pertama di atas merupakan penggalan lirik soundtrack dari tayangan kartun Ninja Hattori. Kartun populer di era 1990-an. Kartun yang bercerita tentang kehidupan para ninja.


Nah, Ninja Hattori ini salah satu film kartun populer pada 1997-2000. Jadwal tayang Ninja Hattori sempat berubah-ubah, intinya kartun Ninja ini sempat tayang di TV swasta sekitar pukul 09.00 WIB.

Nah, para ninja yang paling menjadi sorotan dalam Ninja Hattori adalah Hattori, Shinzo, Kenichi, dan Sishimari. Hattori adalah ninja cilik yang takut kadal dan katak. Hattori merupakan ninja biru. Ia sering membantu Kenichi dengan berbagai masalah yang dihadapi.

Dulu, ada ritual khusus menikmati akhir pekan di kampung. Entah, kalau di kota sama atau tidak. Di kampung, setiap Minggu, tepatnya bakda Subuh, langsung menuju ruang terbuka atau jalanan di sekitar sawah yang sepi kendaraan untuk berolahraga. Atau, hanya sekadar curi-curi pandang ke teman sebaya.

Usai berolahraga, kami akan berkumpul di salah satu rumah. Tentu rumah salah satu teman yang punya televisi, karena dulu di kampung tak semua warga punya televisi. Kala itu, televisi swasta menayangkan berbagai film kartun. Sekitar pukul 06.30 WIB setiap Minggu, kami berjemaah menonton film kartun.

Itulah sepenggal momen Lorong Waktu yang dialami Sudirman Wamad di Kabupaten Majalengka. Bila detikers pernah merasakan pengalaman yang sama atau ingin berbagi pengalaman nostalgia ingin kami muat, boleh ikut membagikan kenanganannya dengan menghubungi Redaksi detikJabar (redaksijabar@detikjabar.com) atau kirim pesan lewat IG @detikJabar.

(sud/yum)