Lorong Waktu

ASL PLS ? Iseng-iseng Cari Gebetan Lewat Chatting di mIRC

Bima Bagaskara - detikJabar
Senin, 01 Agu 2022 11:35 WIB
MIRC
Tampilan mIRC (Foto: Istimewa)
Bandung -

Anak-anak yang lahir di era 90-an tentu memiliki banyak kenangan di masa kecil. Mulai dari jajanan, permainan hingga penggunaan teknologi informasi yang tentunya tidak seperti sekarang.

Tahun 2000-an menjadi eranya anak-anak muda mulai mengenal teknologi informasi. Warnet atau warung internet menjamur dimana-mana. Bagi kami, datang ke warnet sudah menjadi hal yang 'wajib'.

Belum adanya smartphone canggih membuat warnet selalu penuh didatangi anak-anak muda seperti saya. Biasanya saya datang ke warnet untuk sekedar bermain game, browsing di laman google hingga mencari teman baru.


Ya, kala itu tepatnya sekitar tahun 2005, warnet memang menjadi tempat untuk menjalin komunikasi atau berkenalan dengan teman baru. Ada salah satu media sosial (medsos) yang begitu tenar dan banyak digunakan oleh anak-anak muda.

Medsos tersebut ialah mIRC. Bagi yang belum tahu, mIRC merupakan situs chatting yang dapat menyembunyikan identitas diri para pengaksesnya.

Kita bisa memilih username yang diinginkan dan mulai berdialog dengan siapapun yang muncul di kolom chat. Bagi yang beruntung mungkin bisa dapat pasangan dari layanan ini.

Meski banyak yang memalsukan data diri saat menggunakan mIRC, namun itu jadi ciri khas bahkan seni tersendiri. Itulah mengapa banyak anak-anak muda seperti saya menggunakan mIRC.

Ada yang serius untuk benar-benar mencari teman baru dan pasangan, ada juga yang menggunakan mIRC hanya untuk iseng-iseng. Saya sendiri termasuk yang iseng-iseng.

Biasanya, datang ke warnet untuk menggunakan mIRC dilakukan pada saat libur sekolah. Waktu itu saya masih duduk di bangku SMP.

Jika kebanyakan menggunakan mIRC dilakukan seorang diri, saya justru melakukannya dengan teman. Karena tujuannya hanya iseng, saya pun sering memalsukan identitas diri.

Mulai dari nama, daerah asal bahkan hingga jenis kelamin pun sering dipalsukan.

Jika pernah menggunakan mIRC, pastinya tidak asing dengan istilah-istilah seperti 'ASL PLS'. Tahu artinya? Istilah itu merupakan singkatan dari age, sex, location please yang berarti kita menanyakan umur, jenis kelamin, asal kepada lawan chatting.

Biasanya saat ditanya dengan istilah tersebut, kita akan menjawabnya dengan format 27/M/BDG atau 23/F/CRB.

Meski tampilannya cukup sederhana, namun kita betah berlama-lama berada dalam warnet hanya untuk menggunakan mIRC. Di layanan ini juga terdapat beragam channel yang bisa dipilih. Dan bisanya dari channel kemudian berlanjut ke percakapan personal.

Jangan salah, berawal dari chatting di mIRC, tidak sedikit mereka yang kemudian bertemu langsung. mIRC menjadi sarana untuk mendapat teman atau pasangan saat itu.

Namun sayangnya, layanan mIRC ini perlahan ditinggalkan penggunanya. Populernya Yahoo Messenger membuat mIRC kalah pamor.

Itulah sepenggal momen yang dialami Bima Bagaskara semasa remaja di Kabupaten Majalengka. Bila detikers pernah merasakan pengalaman yang sama atau ingin berbagi pengalaman nostalgia ingin kami muat, boleh ikut membagikan kenanganannya di kolom komentar di bawah ini.

(bba/yum)