Sipir di Jabar Digembleng Polisi Cegah Peredaran Narkotik di Lapas

Whisnu Pradana - detikJabar
Selasa, 26 Jul 2022 17:29 WIB
Ilustrasi vonis terdakwa narkoba
Foto: Dok.detikcom
Bandung Barat -

Masih maraknya peredaran narkotika jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) memunculkan sorotan tajam terhadap sistem pembinaan sipir dan petugas lainnya.

Sebagai contoh, pada tahun 2020 lalu jajaran Satresnarkoba Polres Cimahi mengungkap peredaran narkotika jenis sabu yang stoknya dipasok melalui kendali seseorang di dalam lapas. Total ada 234 paket siap edar dengan berat mencapai 305,11 gram.

Berkaca dari hal tersebut 730 penjaga lapas alias sipir dari berbagai daerah di Jawa Barat menjalani penempaan fisik, mental, dan disiplin di lingkungan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jabar. Pembinaan tersebut sebagai upaya membentuk karakter dan integritas mereka.


"Pembinaan bagi para penjaga lapas ini memang dibutuhkan supaya mereka bisa semakin berintegritas, disiplin dan memiliki jiwa korsa," ujar Staf Ahli Kemenkumham Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi, Iwan Kurniawan kepada wartawan, Selasa (26/7/2022).

Sementara terkait antisipasi peredaran narkoba jaringan lapas, kata dia, hal tersebut merupakan hal teknis yang menjadi tanggung jawab Kemenkumham Kantor Wilayah Jawa Barat.

"Kalau hal itu sudah menyangkut teknis di kewilayahan. Intinya, dengan adanya kegiatan ini menjadi pembekalan kembali bagi petugas pemasyarakatan tentang sikap disiplin, integritas, dan kekompakan," kata Iwan.

Sementara itu Kepala Kemenkumham Kantor Wilayah Jabar Sudjonggo mengatakan pembinaan bagi ratusan sipir itu untuk mencegah adanya peredaran narkoba jaringan lapas, sehingga dilakukan pembinaan fisik, mental, dan disiplin.

"Hasil dari itu akan membentuk integritas yang mumpuni untuk bekerja di lapas atau rutan yang ada di daerah Jawa Barat," kata Sudjonggo.

Di sisi lain, pihaknya terus bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk bisa memberantas peredaran narkotika jaringan lapas.

"Jadi, sejauh mana keterlibatannya, apakah memang ada keterlibatan petugas atau cuma narapidananya saja, kita tetap selalu bekerjasama dengan teman-teman di kepolisian," ucap Sudjonggo.



Simak Video "DJKI Kemenkumham Menjawab di Sidang, Ini Respons Pihak Ayah Atta"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)