Kondisi infrastruktur jalan yang rusak bikin jengkel warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Demi perbaikan jalan, warga menilai harus ada aksi unjuk rasa terlebih dahulu.
Seperti yang dilakukan warga Kampung Cikadu, Jalan Lembur, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Mereka sempat melakukan demo dan pemblokiran jalan, bahkan sempat membangun 'kuburan' di tengah jalan rusak tersebut.
Ruas jalan yang rusak itu diketahui menghubungkan wilayah Kecamatan Sukalarang dengan Kecamatan Cireunghas. Selain itu, jalan tersebut juga menjadi alternatif yang digunakan karyawan pabrik menuju arah Jalan Raya Sukabumi Cianjur.
"Lamun teu demo mah jigana moal dibenerkeun (Kalau tidak demo sepertinya tidak akan diperbaiki)," kata Ade (34), salah satu warga setempat yang ditemui detikJabar, Jumat (8/7/2022).
Ade mengatakan, jalan rusak itu sudah terjadi sejak tiga tahun lalu dan terakhir diperbaiki pada 2018. Kondisi saluran pembuangan yang kecil membuat air hujan melebar ke jalan. Alhasil, jalan aspal yang semulanya sudah rusak menjadi lebih rusak.
"Gara-gara nya mah saluran air teu aya (tidak ada). Ai ku coran mah cai oge alhamdulillah (kalau jalan dicor, air juga tidak akan merusak jalan). Lamun aspal mah ku cai ge atos kagerus," tuturnya.
Menurutnya, ada perbedaan aspal yang digunakan di jalan raya dan jalan pedesaan. Kualitas aspal yang ada di jalan rusak itu lebih rendah ketimbang di jalan raya.
"Benten da jadi aspal jalur kieu sareng jalan raya mah. Saluran cai na ge deet, pas hujan gede teh nempo cai ampur-ampuran (beda aspal jalur ini dan jalan raya. Kalau saluran air juga rendah, kalau hujan besar terlihat air keluar)," tambahnya.
Sementara itu, pantauan detikJabar di lokasi, jalan rusak sudah mulai diperbaiki. Beberapa alat peraga demo ada yang masih terpasang dan dicopot. Ban mobil yang sebelumnya digunakan untuk memblokir jalan pun sudah ditata di pinggir jalan. Kendaraan berat diturunkan untuk meratakan jalan sebelum di cor.
"Hasil dari demo alhamdulillah (jalan rusak mau diperbaiki). Di sini kan suka banyak yang celaka, kebanyakan pegawai pabrik, kebanyakan perempuan yang kecelakaan. Beres ieu demo deui mereun nu di luhur da di luhur ge ancur," kata dia.
Simak Video "Video: Miris! Wanita di Poman Ditandu 9 Km ke Puskesmas gegara Jalan Rusak"
(dir/dir)