Kota Cimahi

Anak Lurah Jadi Korban Tabrakan Beruntun di Cipularang

Whisnu Pradana - detikJabar
Selasa, 28 Jun 2022 10:28 WIB
Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang
Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang. (Foto: Dian Firmansyah/detikJabar)
Cimahi -

Queensha Nadyatama (14), anak Lurah Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Rusli Sudarmadi, turut menjadi salah satu korban dalam tabrakan beruntun di ruas Tol Cipularang KM 92, Minggu (26/6/2022).

Rusli mengatakan anaknya saat itu hendak ke rumah neneknya di Cilegon, Banten usai pembagian rapor di sekolahnya.

"Jadi anak saya itu mau liburan ke rumah neneknya di Cilegon, karena kan baru saja bagi rapor. Nah waktu hari kejadian itu kebetulannya naik bus Laju Prima," ungkap Rusli kepada detikJabar, Selasa (28/6/2022).


Sekitar pukul 20.30 WIB, Rusli mendapat pesan singkat WhatsApps dari anaknya itu bahwa bus yang ditumpanginya mengalami kecelakaan beruntun.

"Saya langsung memastikan kondisi anak saya ke Purwakarta. Alhamdulillah bisa cerita, katanya dia duduk di tengah, terbentur kursi," kata Rusli.

Berdasarkan informasi yang diterima Rusli, sebelum mengalami kecelakaan, bus yang ditumpangi anaknya melaju cukup kencang hingga akhirnya terjadi kecelakaan beruntun.

"Cerita dari anak saya awalnya itu nggak terlalu (ngebut), cuma di perjalanan makin kencang. Setelah kejadian tabrakan itu, kursi bus bagian depan sampai kebalik ke belakang," tutur Rusli.

Beruntung, kata Rusli, anaknya itu hanya mengalami luka ringan setelah kecelakaan tersebut. Meskipun begitu, sang anak tetap harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

"Alhamdulillah selamat, hanya luka ringan saja. Tapi kan tetap khawatir karena kecelakaannya cukup parah," ungkap Rusli.

Diberitakan sebelumnya, tabrakan beruntun melibatkan 17 kendaraan terjadi di ruas jalan Tol Cipularang. Lokasi insiden kecelakaan itu tepatnya di kilometer 92, Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

Informasi dihimpun, tabrakan beruntun ini berlangsung pada pukul 21.00 WIB, Minggu (26/6/2022). Empat orang mengalami luka berat akibat peristiwa ini.

(ors/ors)