Yusuf Mansur Janji Bayar Gugatan Eks Karyawan Paytren

Rifat Alhamidi - detikJabar
Senin, 27 Jun 2022 10:50 WIB
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran
Foto: Yusuf Mansur (Iswahyudi / 20detik).
Bandung -

Gugatan 14 eks karyawan PT Veritra Sentosa Internasional atau Paytren akhirnya mulai menemui titik terang. Pihak Yusuf Mansur selaku pemilik bisnis e-wallet Paytren tersebut mau membayar gugatan yang telah diajukan ke Disnaker Kota Bandung.

Kuasa hukum 14 eks karyawan Paytren Zaini Mustofa mengatakan pihak kuasa hukum Yusuf Mansur telah menyepakati pembayaran gugatan kliennya yang mengajukan gugatan ke Disnaker. Namun, nilai gugatannya berkurang dari gugatan awal sebesar Rp 616 juta.

"Jadi setelah mereka hitung ulang, kesepakatan pembayarannya enggak nyampe Rp 616 juta," kata Zaini saat dikonfirmasi detikJabar via telepon, Senin (27/6/2022).


Zaini menjelaskan, kuasa hukum Yusuf Mansur hanya bersedia membayar sekitar Rp 451 juta. Pihaknya tak mempermasalahkan besaran uang tersebut karena yang penting hak kliennya dibayar oleh Yusuf Mansur.

"Setelah kita rundingkan, nggak masalah bayar segitu. Hitung-hitungannya udah cocok," ungkapnya.

Berdasarkan catatan yang diperlihatkan Zaini, perusahaan Yusuf Mansur menunggak gaji dan pesangon karyawan paling besar di antaranya Rp 101 juta terhadap pegawai bernama Tubagus Ferry. Kemudian Rp 93 juta untuk Roby Rachmansyah dan Rp 36 juta untuk pegawai atas nama Ruslan Rahmansyah.

Meski telah sepakat untuk membayar tunggakannya, kuasa hukum Yusuf Mansur meminta pembayaran dilakukan dengan cara dicicil 6 bulan. Klien Zaini pun mengaku akan mempertimbangkan terlebih dahulu kesepakatan itu sebelum diputuskan pada mediasi bipatrit Jumat (1/7/2022) depan di Disnaker Bandung.

Untuk diketahui, 14 eks karyawan PT Veritra Sentosa Internasional menggugat Yusuf Mansur ke Disnaker Kota Bandung. Ustaz kondang pemilik bisnis e-wallet Paytren ini diadukan atas perkara menunggak gaji karyawan hingga Rp 616 juta.

(ral/mso)