Menanti Hasil Mediasi Bipatrit Yusuf Mansur Vs Eks Karyawan Paytren

Rifat Alhamidi - detikJabar
Kamis, 09 Jun 2022 13:45 WIB
(Screenshot YouTube PayTren Official)
Foto: (Screenshot YouTube PayTren Official)
Bandung -

Mediasi bipatrit antara 14 eks karyawan PT Veritra Sentosa Internasional (Paytren) dengan Yusuf Mansur hingga kini belum ada titik terang. Kedua pihak pada pekan lalu bertemu di Bogor untuk membahas gugatan Rp 616 juta ini pun belum mendapat kejelasan hingga sekarang.

"Belum. Belum ada informasi lanjutan lagi kang," kata kuasa hukum 14 eks karyawan Paytren, Zaini Mustofa saat berbincang dengan detikJabar via sambungan telepon seluler, Kamis (9/6/2022).

Zaini mengaku, pertemuan terakhir telah digelar pada pekan lalu dengan kuasa hukum Paytren, Arie Suryana. Namun, pertemuan itu deadlock dan tak membuahkan hasil mengenai perkara gugatannya terhadap Yusuf Mansur sebesar Rp 616 juta.


Sebetulnya kata Zaini, ia dan Arie sempat bertemu di persidangan perkara lain pada Selasa (7/6) kemarin. Namun baik Zaini maupun Arie, tak satupun membicarakan tentang gugatan atas hak pembayaran gaji dan tunjangan 14 eks karyawan Paytren tersebut.

"Selasa kemarin sempet ketemu di perkara lain, tapi enggak ada obrolan terkait proposal gugatan kami. Nanti kalau ada informasi terbaru, saya kabarin lagi yah," pungkasnya.

DetikJabar sudah berusaha menghubungi kuasa hukum Paytren Arie Suryana. Namun hingga berita ini ditulis, Arie belum memberikan respons mengenai gugatan belasan eks karyawan Paytren terhadap Yusuf Mansur tersebut.

Untuk diketahui, 14 eks karyawan PT Veritra Sentosa Internasional menggugat Yusuf Mansur ke Disnaker Kota Bandung. Ustaz kondang pemilik bisnis e-wallet Paytren ini diadukan atas perkara menunggak gaji karyawan hingga Rp 616 juta.

(ral/yum)