Distribusi Air Bersih PDAM Bandung Terganggu, Ini Penyebabnya

Wisma Putra - detikJabar
Senin, 27 Jun 2022 00:30 WIB
Hundreds of people in eastern China have been infected with bacteria which can cause dysentery after drinking contaminated water, reports say DIPTENDU DUTTA AFP/File
Foto: Ilustrasi (AFP/DIPTENDU DUTTA/File).
Bandung -

Distribusi air minum kepada pelanggan PDAM Tirtawening akan mengalami gangguan dalam beberapa hari ke depan. Hal itu disebabkan adanya pembersihan Intake Cikalong II dari sedimentasi.

Dilihat detikJabar dalam Instagram resmi Perumda Tirtawening @perumda_tirtawening, Minggu (26/6/2022], pengurasan dilakukan sejak Sabtu, (25/6) hingga Kamis (30/6/2022) mendatang.

Pengurasan Intake Cikalong II:
- 25 hingga 30 Juni 2022 akan dilaksanakan kegiatan pengurasan Intake Cikalong di bak II.
- Debit Ipa Badaksinga turun = 400 s/d 500 Liter per detik.
- Estimasi aliran air normal kembali kepada pelanggan 1 hari setelah kegiatan selesai.
- Selama proses pengurasan rutin ini mengakibatkan wilayah pelayanan Bandung Timur dan Barat terganggu distribusi airnya.
- Adapun antisipasi selama kegiatan tersebut ialah mengoptimalisasikan debit langsung dari Sungai Cisangkuy.


Daerah Terdampak:
- Wilayah Pelayanan II: Padasuka, Sukapada, Antapani Wetan, Antapani Kulon, Antapani Tengah, Cicaheum, Babakan Surabaya, Babakan Sari, Cisaranten Kulon dan Jatihandap. Nomor kontak: 082120346749.

- Wilayah Pelayanan III: Cihapit, Cicadas, Cihaur Geulis, Cikutra, Citarum, Jatisari, Kebong Gedang, Kebon Pisang, Kebon Jayanti, Braga, Kebon Kangkung, Burangrang, Kebonwaru, Cibangkong, Sukamaju, Kacapiring, Sukapura, Kebon Pisang, Babakan Ciamis, Lingkar Selatan, Binong, Malabar, Maleer, Merdeka, Paledang, Samoja, Turangga, Cikawao dan Sekejati. Nomor kontak: 082120346748.

- Wilayah Pelayanan IV: Cipamokolan, Derwati, Cijaura, Kujangsari, Batununggat, Manjahlega, Sekejati dan Margasari. Nomor kontak: 082120346747.

- Wilayah Pelayanan V: Karanganyar, Karasak, Kebon Jeruk, Suka Asih, Kebon Lega, Kujangsari, Mekarwangi, Pelindung Hewan, Mengger, Nyengseret, Panjunan, Wates, Burangrang, Ciateul, Cibaduyut, Ciseureuh, Cibaduyut Kidul, Cibaduyut Wetan, Cigereleng, Cijagra, Cikawao, Pungkur, Situsaeur, Dungus Cariang, Ancol, Arjuna, Babakan Ciamis, Balonggede, Batununggal, Braga dan Pasirluyu. Nomor kontak: 082120346746.

- Wilayah Pelayana VI: Kopo, Babakan Asih, Sukahaji, Babakan Ciparay, Maleber, Babakan Tarogong, Margahayu Utara, Ciroyom, Margasuka, Jamika, Pasir Kaliki, Garuda, Babakan dan Cibadak. Nomor kontak: 022 - 2507993 atau 087779726506.

Imbauan:

Bagi pelanggan Perumda Tirtawening Kota Bandung mohon agar mulai menampung seperlunya dan berhemat air. Kami menyiagakan truk Tank Air Minum (TAM) untuk membantu suplai air sebagai antisipasi selama proses distribusi terganggu, dan pelanggan dapat menghubungi kantor dengan syarat dan ketentuan berlaku minimal 10 pelanggan untuk dikoordinir, ditampung di tempat air (ember) pelanggan, dan tidak dipungut biaya (gratis).

Permintaan maaf Perumda Tirtawening:
Kami mohon maaf atas ketidaknyamananya, terimakasih atas pengertiannya. kami tidak pernah lelah berikhtiar untuk pelanggan setia kami, mohon doa restunya.

Dirut Perumda Tirtawening: Bak Dikuras karena Penuh Sedimentasi

Dirut Perumda Tirtawening Sonny Salimi membenarkan informasi tersebut. Sonny menyebut, pengurasan itu dilakukan karena saluran dipenuhi sedimentasi.

"Itu biasa kalau misalkan hujannya besar, pasti saluran penuh lumpur, saluran harus dikuras," kata Sonny via sambungan telepon.

Sonny menyebut, pengurasan dilakukan dengan waktu yang tidak lama. Namun, dampak yang ditimbulkan harus menunggu waktu agar aliran air kembali normal.

"Pengurasan 1-2 hari, cuman dampaknya (untuk normal lagi) lumayan, tidak masif artinya kita masih ngolah cuman harus ada beberapa hal yang diperhatikan, debitnya tidak maksimal. Debit yang bisanya 1.500-1.800 jadi 1.000 liter, artinya perlu waktu yang cukup untuk menyesuaikan kembali sampai di pelanggan," jelas Sonny.

Sonny pastikan, aliran air masih mengalir, namun debitnya saja yang menurun. "Ngalir, cuman yang bisa dapat misal 10 ember jadi dapat tujuh atau lima ember," ucapnya.

(wip/mso)