Polisi Usut Pembongkaran 6 Makam Cina di Sumedang

Nur Azis - detikJabar
Senin, 30 Mei 2022 23:00 WIB
Penyelidikan makam Cina yang dibongkar di Sumedang.
Polisi selidiki pembongkaran makam di Sumedang (Foto: Istimewa).
Sumedang -

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait pembongkaran enam makam Cina di Pemakaman Santiong, Desa Jatimulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Pelaku juga masih diburu.

Hal itu diungkapkan Kasi Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana saat dihubungi detikJabar, Senin (30/5/2022).

"Saat ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap para pelaku serta motif di balik aksi pembongkaran makam," kata Dedi.


Dedi mengungkap kondisi keenam makam sendiri saat ini telah ditutup kembali oleh gundukan tanah sebagaimana kesepakatan bersama pihak keluarga. Pasalnya, dari keenam makam yang dibongkar tidak ada satu pun petinya yang dibongkar oleh para pelaku.

"Jadi karena petinya satu pun tidak ada yang terbuka maka atas kesepakatan bersama keluarga akhirnya makam itu ditutup kembali," terangnya.

Ia memastikan penyelidikan akan dilakukan secara komprehensif.

"Jadi dugaan soal adanya motif perburuan harta benda dan lainya, kami pastikan sejauh ini masih dalam tahap penyelidikan," terangnya.

Berita sebelumnya, Sebanyak enam makam Cina di Pemakaman Santiong, Pasirmalang, Kecamatan Sumedang Utara dibongkar orang tidak dikenal yang diperkirakan terjadi pada Kamis (26/5/2022) malam. Satu diantaranya menimpa makam dari pencetus tahu Sumedang, yakni Ong Bungkeng.

Hal itu diketahui saat detikjabar mewawancari salah satu pengurus makam, yakni Suryana (50) yang juga adik dari penjaga makam (kuncen) tersebut, yakni Ajat.

"Aksi pembongkaran diperkirakan dilakukan pada Kamis (26/5/2022) malam atau pada saat malam jumat kliwon, lantaran kejadian pembongkaran sendiri baru diketahui pada Jumat (27/5/2022) paginya," terangnya.

Ia menyebut, makam yang dibongkar diantaranya makam istri dari Ong Bungkeng yang mana makamnya masih satu nisan bersama makam Ong Bungkeng.

"Kemudian makam orang tua dari keluarga Utun Rahayu, dua makam keluarga Toko Lim, Keluarga Ong dan makam keluarga pemilik toko OKT," ungkap Yana biasa Suryana dipanggil.

Kejadian pembongkaran makam sendiri bukan pertama kali terjadi. Pada sekitar tahun 2000-an, kejadian serupa pun pernah terjadi yang menimpa salah satu makam keluarga.

"Dulu pernah ada pembongkaran yang menimpa salah satu makam dari keluarga OKT, itu terjadi sekitar tahun 2000-an," terangnya.



Simak Video "Detik-detik Banjir Bandang Terjang Sumedang: 2 Mobil Hanyut"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)