Bantah Nikuba Hanya Sebagai Penghemat BBM, Ini Penjelasan Aryanto

Bantah Nikuba Hanya Sebagai Penghemat BBM, Ini Penjelasan Aryanto

Ony Syahroni - detikJabar
Kamis, 12 Mei 2022 09:30 WIB
Nikuba, alat pengonversi air menjadi bahan bakar
Nikuba, alat pengonversi air menjadi bahan bakar. (Foto: Ony Syahroni/detikJabar)
Cirebon -

Aryanto Misel, warga Kabupaten Cirebon menyatakan jika alat buatannya yang diberi nama Nikuba bukan sebagai penghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan bermotor.

Menurut Aryanto, Nikuba buatannya adalah sebuah alat yang bisa mengonversi atau mengubah Air (H2O) menjadi bahan bakar untuk kendaraan bermotor, khususnya roda dua, dalam bentuk Hidrogen (H2).

"Kalau kita bicara Nikuba, ini bukan sebagai penghemat BBM lagi, tapi full ini 100 persen dari air," kata Aryanto Misel kepada detikjabar, Kamis (12/5/2022).


Dari cara kerjanya, Aryanto menjelaskan Nikuba yang ia buat memiliki fungsi untuk memisahkan antara Hidrogen (H2) dan Oksigen (O2) yang terkandung di dalam Air (H2O) melalui proses elektrolisis. Adapun air yang digunakan adalah air yang sudah tidak memiliki kandungan logam berat.

Hidrogen yang telah dihasilkan melalui proses elektrolisis itulah yang kemudian dialirkan ke ruang pembakaran mesin kendaraan sebagai bahan bakar. Sementara oksigennya akan kembali dielektrolisis menjadi Hidrogen dan dialirkan lagi ke ruang pembakaran mesin.

"Untuk proses menghasilkan hidrogen, tetap dibutuhkan katalis. Karena jika tanpa katalis, air itu paling mendidih menjadi uap. Dan katalis yang saya gunakan ini, buatan saya sendiri, hasil jerih payah saya untuk menemukan katalis yang tidak ada di pasaran," kata Aryanto.

"Saya punya formula sendiri untuk dijadikan katalis. Dan saat saya aplikasikan, sepeda motor bisa jalan semua. (Katalis) yang saya buat ini organik," kata dia menambahkan.

Menanggapi adanya beberapa pihak yang menyangsikan atau meragukan fungsi dari Nikuba buatannya, Aryanto sendiri mengaku tidak terlalu mempersoalkannya. Ia bahkan menyatakan siap jika alat buatannya itu dites atau diuji secara ilmiah.

Seperti diketahui, hadirnya Nikuba, sebuah alat yang disebut bisa mengonversi air menjadi Hidrogen untuk bahan bakar kendaraan buatan warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Aryanto Misel menuai beragam tanggapan.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan jika Nikuba buatan Aryanto Misel sejatinya bukan alat yang bisa menggantikan konsumsi BBM pada sebuah kendaraan bermotor.

"Itu adalah HHO atau brown-gas yang digunakan untuk pembakaran, bukan pengganti BBM ya, tapi bisa untuk efisiensi BBM sekitar 3-20%," kata Eniya Listiani Dewi Profesor Riset BRIN saat dihubungi detikJabar, Senin (9/5/2022).

Eniya mengatakan proses elektrolisis dari Nikuba buatan Aryanto bukan proses elektrolisis murni yang mampu menghasilkan gas hidrogen. Menurutnya Nikuba hanya menghasilkan reaksi kimia dari stainless steel.

"Bukan proses elektrolisa murni menghasilkan gas hidrogen. Alat tersebut semacam reaksi kimia, yang menggunakan stainless steel sebagai elektroda dan sebagai elektrolit adalah NaOH (soda) atau KOH atau NaCl. Yang paling banyak dipakai adalah NaOH," jelas dia.

Eniya memperkirakan bahwa motor yang dipasang alat tersebut tetap masih menggunakan BBM. Namun dengan Nikuba, sistem pembakaran sepeda motor akan jauh lebih sempurna.

"Kalau prediksi kita kan dimasukkan ke ruang pembakaran dan menyempurnakan piston di sepeda motor itu. Dari situ intinya bahwa BBM masih dipakai jadi bukan pengganti BBM. Tetapi dia menyempurnakan pembakaran di ruang bakarnya," ungkapnya.



Simak Video "Duduk Perkara Nenek Dilaporkan Keluarga Usai Cucunya Dicabuli Paman"
[Gambas:Video 20detik]
(tey/tya)