Mengenang Romansa Sumedang-Jakarta Era 1950 Lewat Bus Medal Sekarwangi

Nur Azis - detikJabar
Minggu, 27 Mar 2022 10:00 WIB
Bus Dodge yang penuh kenangan.
Foto: Bus jenis dodge 1951 ini menjadi bus pertamanya PO Medal Sekarwangi sebagai pioner angkutan bus di Sumedang era 1950-an (Foto: Nur Azis/detikJabar).
Sumedang -

Moda transportasi umum begitu pesatnya di era sekarang ini. Bahkan, sistem yang diterapkannya pun telah merambah ke serba digital atau berbasis online.

Namun, pernahkah anda membayangkan bagaimana moda transportasi umum di era 1950-an atau 5 tahun pasca Indonesia merdeka?

Peninggalan angkutan umum saat itu, ternyata masih dapat ditemui di Jalan Pangeran Kornel, No.163, Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang atau tepatnya di Perusahaan Otobus (PO) Medal Sekarwangi.


Di sana tampak sebuah bus jenis Dodge tahun 1950-an yang terparkir di sebuah garasi. Melihat bus tersebut, anda akan diseret ke masa lalu dengan membayangkan bagaimana perjuangan warga Sumedang jika hendak menuju Jakarta kala itu.

Mengingat medan yang harus ditempuh serta moda transportasi yang masih terbilang jarang maka bus jenis Dodge inilah yang menjadi andalan warga saat itu.

Bus Dodge tersebut, kini secara body, masih tampak utuh dan terkesan sangat klasik. Di bagian dalam bus, lantainya masih dilapisi dengan kayu.

Namun, pada bagian seperti kursi dan dashborad banyak yang sudah hilang. Termasuk pada bagian mesin kendaraan tersebut.

Kabag Operasi Teknik Bus Medal Sekarwangi Robert Hendrik Kintjem (58) mengungkapkan bus yang terparkir adalah kendaraan bus jenis Dodge keluaran sekitaran tahun 1951.

Trayek angkutan bus ini, sambung Robert, kala itu mengangkut penumpang untuk jurusan Wado-Bandung-Jakarta. Saat itu, jalur yang dilintasi melalui jalur Subang dengan tidak melewati jalur Cadas Pangeran.

"Mobil bus ini (Dodge) menjadi andalan saat itu, mobil ini mobil pertama dari bus Medal Sekarwangi yang sekarang ada atau dulunya hanya satu unit ini saja," ungkap Robert kepada detikjabar.

Robert mengatakan bus jenis Dodge ini terakhir beroperasi pada sekitar tahun 1975. Bus Medal Wangi sendiri menjadi pioner untuk bus angkutan umum di Sumedang kala itu. Saking jarangnya angkutan umum, banyak dari penumpang sampai ada yang duduk di bagian kap atas.

"Dulumah, penumpang itu ada yang sampai duduk di kap bagian atas menyatu dengan barang, karena untuk angkutan bus terbilang jarang dan bus Medal Sekarwangi menjadi pendahulu untuk angkutan bus di Sumedang," paparnya.

Robert menyebutkan bus Dodge yang terparkir secara keseluruhan masih original hanya bagian mesinnya saja yang sudah tidak ada. Rencananya bus tersebut akan direkonstruksi kembali.

"Mesinnya saja yang nggk ada karena sudah lama sekali kan bus ini dan pihak owner memang ada rencana untuk merekonstruksi mobil ini," ucap Reobert.

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, PO Medal Sekarwangi pun kini telah mengganti bus Dodge tersebut dengan bus yang lebih modern.

PO Medal Sekarwangi yang didirikan oleh Atang Sobandi pada sekitar 1950-an ini, kini pengelolaannya dilanjutkan oleh anak cucunya. Saat ini, PO Medal Sekarwangi ada di tiga lokasi yakni Sumedang, Bandung dan Jakarta.

Untuk yang di Sumedang, PO Medal Sekarwangi memiliki 21 unit bus berukuran besar dan 16 unit bus berukuran kecil.

"Bus Medal Sekarwangi yang di Sumedang ada 21 unit bus berukuran besar dan bus kecil ada 16 unit," pungkasnya.

(mso/bbn)