7 Hari Pascavonis, Herry Wirawan Pasrah Dipenjara Seumur Hidup

Dony Indra Ramadhan - detikJabar
Rabu, 23 Feb 2022 12:05 WIB
Terpidana kasus kekerasan seksual terhadap anak Herry Wirawan berjalan dalam ruangan untuk  menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/2/2022). Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjatuhkan vonis pidana seumur hidup kepada Herry Wirawan atas kasus pemerkosaan 13 santriwati dibawah umur sekaligus diminta membayar restitusi (santunan) kepada para korban. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/foc.
Terdakwa kasus pemerkosaan 13 santriwati Herry Wirawan saat menerima vonis penjara seumur hidup dari majelis hakim (Foto: ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Bandung -

Herry Wirawan menerima vonis seumur hidup yang diberikan hakim atas kasus pemerkosaan 13 santriwati. Herry menerima putusan itu lantaran sudah tujuh hari sejak dibacakan, Herry tak mengambil sikap apapun.

"Jadi terhadap putusan, hak terdakwa menentukan sikap. Karena tujuh hari sudah terlewati sampai Selasa kemarin, ya terdakwa setelah berkomunikasi dengan kami, tidak mengambil sikap. Jadi dianggap menerima," ujar Ira Mambo kuasa hukum Herry Wirawan saat dihubungi, Rabu (23/2/2022).

Vonis terhadap Herry dibacakan hakim pada sidang putusan pekan lalu. Usai membacakan putusan, baik Jaksa maupun Herry mengambil sikap pikir-pikir selama sepekan.


Dalam perjalanannya, jaksa ternyata mengajukan banding atas putusan hakim. Jaksa tetap meminta agar Herry dihukum mati.

Terkait banding dari jaksa, Ira mengatakan pihaknya juga menyiapkan kontra memori banding. Nantinya, kontra memori banding akan disampaikan ke Pengadilan Tinggi Bandung melalui PN Bandung.

"Terhadap banding jaksa yang dinyatakan kemarin oleh jaksa hari Senin kan jaksa menyatakan banding nih sudah mendaftarkan ya. Tentu kami selaku penasehat hukum dan terdakwa akan mempersiapkan kontra banding apabila memori bandingnya telah kami terima," kata dia.

Herry dituntut hukuman mati oleh Jaksa. Akan tetapi, dalam vonis, hakim memvonis Herry dengan hukuman penjara seumur hidup.

"Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup," ucap hakim.

Hakim menilai perbuatan Herry Wirawan telah terbukti bersalah sesuai dengan Pasal 81 ayat (1), ayat (3) Dan (5) jo Pasal 76.D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama.



Simak Video "Perjalanan Kasus Herry Wirawan, Perkosa 13 Santri Lolos dari Hukuman Mati"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/yum)