Sholat Witir atau Tahajud Dulu? Ini Urutan Sholat Malam yang Benar

Sholat Witir atau Tahajud Dulu? Ini Urutan Sholat Malam yang Benar

Lathifah Nur Awwaliyyah - detikHikmah
Senin, 12 Okt 2026 20:45 WIB
Ilustrasi sholat tahajud.
Ilustrasi sholat tahajud. Foto: Gemini AI Ilustrasi sholat tahajud.
Jakarta -

Melaksanakan ibadah pada sepertiga malam menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Saat hendak mengerjakan sholat malam atau qiyamul lail, sebagian umat Islam mungkin bertanya, sholat witir atau tahajud dulu? Mana yang sebaiknya dikerjakan lebih dahulu?

Sholat Witir atau Tahajud Dulu?

Mengutip buku Fiqih Puasa karya Hasyim Ritonga, hukum menjadikan sholat witir sebagai akhir dari sholat malam adalah sunnah. Hal ini bersandar langsung pada hadits Nabi Muhammad SAW dari sahabat Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma:

اجْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadikanlah sholat witir sebagai penutup shalat malam." (HR Bukhari dan Muslim)

Bagi muslim yang terbiasa bangun pada sepertiga malam untuk mengerjakan sholat tahajud, urutan yang dianjurkan adalah mendahulukan tahajud, kemudian menutup sholat malam dengan witir. Sholat witir dikerjakan pada akhir rangkaian sholat malam sebagai penutup ibadah.

ADVERTISEMENT

Dalam buku Shalat Sunat Pilihan karya Mahmudin, waktu pelaksanaan sholat witir disesuaikan dengan kondisi orang yang mengerjakannya. Ada dua keadaan yang perlu diperhatikan.

Orang yang terbiasa bangun malam dianjurkan menunda sholat witir hingga selesai mengerjakan tahajud. Sementara itu, orang yang khawatir tidak terbangun pada akhir malam dianjurkan mengerjakan witir sebelum tidur, setelah sholat ba'diyah Isya.

Anjuran tersebut berlandaskan hadits Rasulullah SAW:

"Barang siapa takut tidak bangun di akhir malam, maka witirlah pada awal malam, dan barang siapa berkeinginan untuk bangun di akhir malam, maka witirlah di akhir malam, karena sesungguhnya sholat pada akhir malam itu disaksikan." (HR Muslim)

Urutan Sholat Tahajud dan Witir

Mengutip buku Terapi Sholat Tahajud karya Mohammad Sholeh, jumlah rakaat sholat tahajud tidak dibatasi secara baku. Rasulullah SAW mencontohkan beberapa susunan rakaat sholat malam yang diakhiri dengan witir.

Dalam riwayat dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda, "Lakukan sholat malam sekalipun satu rakaat" (HR Ath-Thabrani).

Adapun beberapa susunan sholat malam yang dapat dikerjakan, antara lain:

  • 11 Rakaat: Dikerjakan 10 rakaat tahajud dengan salam setiap dua rakaat, lalu ditutup 1 rakaat sholat witir.
  • 13 Rakaat: Terdiri dari 8 rakaat tahajud dan 5 rakaat witir yang dikerjakan langsung tanpa duduk tasyahud kecuali pada rakaat terakhir.
  • 11 rakaat dengan susunan 4-4-3: Empat rakaat sholat malam, dilanjutkan empat rakaat berikutnya, kemudian ditutup tiga rakaat witir
  • 13 rakaat dengan sholat iftitah: Dua rakaat sholat pembuka, delapan rakaat sholat malam, lalu tiga rakaat witir.



(inf/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads