Makkah Dapat Peringatan Bahaya, Saudi Imbau Warga Berhati-hati

Makkah Dapat Peringatan Bahaya, Saudi Imbau Warga Berhati-hati

Devi Setya - detikHikmah
Kamis, 24 Sep 2026 19:15 WIB
photo of Abraj Al Bait (Royal Clock Tower Makkah) and Umrah pilgrims at the Grand Mosque. makkah, saudi arabia 14 august 2019
Kota Makkah Foto: iStock
Jakarta -

Kota Makkah dan sejumlah wilayah di Arab Saudi sempat menerima peringatan dari Platform Peringatan Dini Nasional pada Kamis (24/9/2026). Peringatan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan akibat eskalasi konflik dengan kelompok Houthi di Yaman.

Dilansir dari Hindustan Times, Kamis (24/9/2026) Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi melalui akun resminya di X menyampaikan adanya peringatan di Kota Makkah untuk memberi tahu masyarakat mengenai potensi bahaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peringatan serupa juga muncul di sejumlah wilayah lain. Beberapa menit setelah peringatan dikeluarkan, Pertahanan Sipil Saudi menyatakan bahaya telah berlalu di Makkah, Tabuk, Jeddah, dan Yanbu.

Laporan AFP menyebut peringatan semacam ini biasanya berkaitan dengan potensi ancaman rudal atau drone, meski pemberitahuan yang dikeluarkan kepada masyarakat tidak merinci jenis ancamannya.

ADVERTISEMENT

Dalam peringatan tersebut, masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti instruksi resmi. Warga yang menerima peringatan diarahkan segera menuju tempat aman terdekat, seperti berada di dalam bangunan atau ruangan bagian dalam yang jauh dari jendela.

Masyarakat juga diminta tetap berada di tempat aman hingga pemberitahuan bahaya berakhir. Mereka diimbau tidak meninggalkan rumah atau bangunan, menjauhi area terbuka, jendela, kaca, balkon, dan atap, serta menghindari lokasi yang dianggap berbahaya.

Bagi warga yang berada di luar ruangan, Pertahanan Sipil menyarankan agar segera masuk ke bangunan terdekat atau berlindung di balik penghalang yang kokoh.

Sementara pengendara yang menerima peringatan saat berada di jalan diminta menepi dan menjauhi jembatan serta gedung-gedung tinggi. Masyarakat juga diminta tidak mendekati lokasi berbahaya ataupun mengambil gambar di area tersebut.

Untuk pelaporan kondisi darurat, masyarakat di Mekkah, Madinah, Riyadh, dan Provinsi Timur dapat menghubungi 911, sedangkan wilayah kerajaan lainnya menggunakan 998.

Houthi Ancam Kepentingan AS

Peringatan keamanan tersebut berlangsung ketika konflik di Yaman mengalami eskalasi. Kelompok Houthi juga mengeluarkan peringatan kepada Amerika Serikat terkait kemungkinan Washington memberikan dukungan kepada Arab Saudi.

Penasihat militer Houthi, Abed Mohammed al-Thawr, mengatakan kepada AFP bahwa kepentingan Amerika di kawasan akan menjadi sasaran jika Washington memberikan dukungan militer kepada Arab Saudi atau berupaya menguasai kembali Selat Bab el-Mandeb.

"Jika Amerika mengambil risiko dengan mendukung Arab Saudi melalui serangan udara atau bantuan udara... Kami akan menganggap setiap kepentingan Amerika di sekitar kami sebagai target, dan kami tidak akan mengecualikan apa pun," ujar al-Thawr kepada AFP.

Ketegangan antara Arab Saudi dan Houthi meningkat kembali dalam beberapa waktu terakhir. Associated Press melaporkan bahwa Arab Saudi pada 19 September 2026 mengonfirmasi adanya upaya serangan rudal balistik Houthi ke Riyadh yang berhasil dicegat. Houthi juga dilaporkan melakukan serangkaian serangan terhadap wilayah dan infrastruktur Saudi.



(dvs/lus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads