Universitas Islam Tembus 10 Besar Kampus Hijau Indonesia 2026

Universitas Islam Tembus 10 Besar Kampus Hijau Indonesia 2026

Hanif Hawari - detikHikmah
Jumat, 18 Sep 2026 14:01 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno (Foto: Kemenag)
Jakarta -

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) mencatatkan prestasi dalam ajang UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026. Sejumlah kampus Islam negeri masuk jajaran perguruan tinggi dengan kinerja keberlanjutan terbaik di Indonesia.

Pengumuman pemeringkatan tersebut berlangsung di Auditorium Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (15/9/2026).

Dalam pemeringkatan tahun ini, UIN Raden Intan Lampung berhasil menembus 10 besar nasional dengan menempati peringkat ke-8. Kampus tersebut berada di atas Telkom University di posisi ke-9 dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di peringkat ke-10.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Capaian tersebut sekaligus membuat UIN Raden Intan Lampung menjadi satu-satunya perguruan tinggi asal Pulau Sumatera yang masuk jajaran 10 besar nasional dalam pemeringkatan tersebut.

Atas capaian itu, UIN Raden Intan Lampung dinobatkan sebagai peringkat pertama perguruan tinggi Islam paling berkelanjutan di Indonesia di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.

ADVERTISEMENT

Prestasi PTKIN tidak berhenti pada UIN Raden Intan Lampung. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berada di peringkat ke-15 nasional dan menjadi perguruan tinggi Islam dengan peringkat kedua dalam jajaran PTKIN.

Sementara itu, UIN Raden Fatah Palembang menempati peringkat ke-21 nasional dan berada di posisi ketiga PTKIN. Kampus Islam lainnya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, juga mencatatkan prestasi dengan menempati peringkat ke-31 nasional.

UIN Sunan Kalijaga bahkan mendapatkan penghargaan khusus sebagai Perguruan Tinggi dengan Peningkatan Kinerja Keberlanjutan Substantif Terbaik di Indonesia.

Sejumlah PTKIN lainnya juga memperoleh sertifikat kepatuhan dan rating dalam UI GreenMetric 2026. Mereka antara lain UIN Salatiga, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, UIN Syekh M. Djamil Djambek Bukittinggi, UIN Sumatera Utara Medan, dan UIN Imam Bonjol Padang.

Capaian PTKIN dalam pemeringkatan kampus hijau tersebut juga dikaitkan dengan gagasan ekoteologi yang dicanangkan Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar. Melalui paradigma ekoteologi, pelestarian lingkungan atau hifdz al-bi'ah tidak hanya diposisikan sebagai program fisik kampus.

Pelestarian lingkungan juga dipandang sebagai bagian dari nilai spiritual dan manifestasi ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin. Gagasan tersebut kemudian diarahkan menjadi bagian dari pengembangan tata kelola dan budaya kampus Islam di Indonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. Amin Suyitno, M.Ag., mengatakan capaian PTKIN dalam UI GreenMetric menunjukkan adanya integrasi paradigma tersebut ke dalam tata kelola perguruan tinggi keagamaan.

"Ini membuktikan bahwa kualitas PTKIN kita telah bertransformasi secara holistik. Pengakuan dari UI GreenMetric, di mana kampus kita seperti UIN Raden Intan Lampung bisa menembus 10 besar nasional bersama UI, Undip, dan UGM, menegaskan bahwa tata kelola kampus-kampus kita merupakan wujud konkrit dari ekoteologi yang kita galakkan," ujar Amin Suyitno dalam keterangan persnya.

"Teologi pelestarian lingkungan ini telah kita integrasikan secara langsung ke dalam kebijakan operasional dan budaya di lingkungan Pendidikan Islam," sambungnya.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., mengatakan capaian tersebut menjadi dorongan bagi PTKIN untuk terus melakukan inovasi dalam pengelolaan kampus berkelanjutan.

Terlebih, pengumuman pemeringkatan nasional di UGM menjadi momentum sebelum pengumuman skor lengkap dan pemeringkatan tingkat dunia atau International Rankings yang akan diselenggarakan di Azerbaijan pada pekan berikutnya.

"Keberhasilan UIN Raden Intan Lampung, UIN Jakarta, UIN Palembang, serta penghargaan istimewa yang diraih UIN Sunan Kalijaga menjadi benchmark yang sangat baik bagi seluruh kampus. Kami di Diktis akan terus mengawal dan memberikan dukungan strategis agar ke depan, semakin banyak PTKIN yang masuk dalam radar pemeringkatan nasional dan internasional sebagai kampus percontohan yang hijau dan berkelanjutan," pungkas Prof. Sahiron.

Daftar 10 Besar Kampus Hijau Indonesia 2026

Persaingan dalam jajaran 10 besar perguruan tinggi paling berkelanjutan di Indonesia tahun ini berlangsung ketat. Berikut daftar 10 besar berdasarkan materi pemeringkatan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026:

  1. Universitas Indonesia (UI)
  2. Universitas Diponegoro (Undip)
  3. Universitas Gadjah Mada (UGM)
  4. Universitas Negeri Semarang (Unnes)
  5. Universitas Sebelas Maret (UNS)
  6. Universitas Padjadjaran (Unpad)
  7. Universitas Airlangga (Unair)
  8. UIN Raden Intan Lampung
  9. Telkom University
  10. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

UI GreenMetric 2026 mencatat partisipasi 2.016 universitas dari 110 negara di tingkat global.

Khusus Indonesia, jumlah perguruan tinggi yang mengikuti pemeringkatan terus meningkat. Pada 2010, hanya terdapat 22 perguruan tinggi yang berpartisipasi.

Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 217 perguruan tinggi dari 27 provinsi dalam edisi UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026.

UI GreenMetric World University Rankings sendiri merupakan inisiatif pemeringkatan perguruan tinggi yang mengukur komitmen institusi dalam mengembangkan infrastruktur kampus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pemeringkatan tingkat nasional 2026 diselenggarakan di UGM. Setelah pelaksanaan tahun ini, penyelenggaraan UI GreenMetric nasional secara resmi diserahterimakan kepada Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang akan menjadi tuan rumah pada 2027.



(hnh/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads