5 Amalan yang Bisa Dilakukan saat Ulang Tahun Menurut Islam

5 Amalan yang Bisa Dilakukan saat Ulang Tahun Menurut Islam

Lathifah Nur Awwaliyyah - detikHikmah
Rabu, 02 Sep 2026 07:15 WIB
Ilustrasi ulang tahun.
Ilustrasi ulang tahun. Foto: Freepik/Freepik
Jakarta -

Momen bertambahnya usia sering kali disambut dengan rasa bahagia. Dalam Islam, bergantinya tahun usia pada hakikatnya adalah penanda berkurangnya jatah hidup seorang hamba di dunia dan semakin dekatnya kita menuju alam akhirat.

Oleh karena itu, alih-alih merayakannya dengan pesta kemewahan atau hal-hal yang kurang bermanfaat, Islam mengajarkan umatnya untuk mengisi pergantian usia dengan amalan bernilai ibadah. Apa saja amalan yang bisa dilakukan saat ulang tahun menurut Islam beserta bacaan doanya?

Amalan yang Bisa Dilakukan saat Ulang Tahun Menurut Islam

Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan saat menyambut pertambahan usia:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Introspeksi Diri (Muhasabah)

Dalam kitab Syarh al-Yaqut an-Nafis karya Muhammad bin Ahmad bin Umar Asy-Syathiri, dijelaskan bahwa bertambahnya umur sejatinya menjadi ajang untuk merenung (muhasabah).

2. Menjalankan Puasa Sunnah

Yahya Zainul Ma'arif atau akrab disapa Buya Yahya, pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon menerangkan bahwa diperbolehkan berpuasa pada hari lahir selama tidak bertepatan dengan hari yang diharamkan untuk puasa.

ADVERTISEMENT

"Puasa saat hari lahir tidak ada kesunnahan khusus, tapi boleh Anda puasa sunnah mutlak dipaskan dengan hari lahir, asalkan tepat bukan di hari yang diharamkan," jelas Buya Yahya dalam cuplikan video YouTube Al Bahjah TV. detikHikmah telah mendapat izin mengutip tayangan dalam kanal tersebut.

Puasa juga merupakan ibadah yang dilakukan Rasulullah SAW pada hari Senin. Beliau menjelaskan bahwa Senin merupakan hari kelahirannya.

3. Bersedekah kepada Sesama

Menyisihkan sebagian rezeki untuk bersedekah pada hari ulang tahun merupakan wujud syukur sekaligus memohon keberkahan, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 195:

وَأَنفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

"Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (dirimu) sendiri ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."

4. Memperbanyak Zikir dan Bersyukur

Buya Yahya juga menjelaskan bahwa ulang tahun itu menjadi ajang untuk bersyukur.

"Yang ga boleh itu niru caranya orang kafir, kalau syukuran sah-sah saja. Syukur umurnya ditambah, Allah memberikan kesempatan untuk beramal baik. Semoga Allah mengampuni dosa tahun lalu," jelas Buya Yahya.

5. Bertaubat dan Memohon Ampunan

Pergantian usia menjadi salah satu waktu terbaik untuk bertaubat dan meningkatkan kualitas ibadah. Allah SWT berfirman dalam surah Az-Zumar ayat 53:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

"Katakanlah, 'Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.'"

Doa Keberkahan Umur dalam Acara Ulang Tahun

Mengutip buku Doa-Doa dalam Acara Resmi, Keagamaan, dan Kemasyarakatan susunan Drs. M. Ali Chasan Umar, berikut bacaan doa yang dapat dibaca saat momen ulang tahun:

اللَّهُمَّ طَوِلْ أَعْمَارَنَا وَصَحِحْ أَجْسَادَنَا وَنَوْرُ قُلُوْبَنَا وَثَبِّتْ إِيْمَانَنَا وَأَحْسِنُ أَعْمَالَنَا وَوَسِعْ أَرْزَاقَنَا إِلَى الْخَيْرِ قَرِبْنَا وَعَنِ الشَّرِ أَبْعِدْنَا وَاقْضِ حَوَائِجَنَا وَسَبِّلْ اُمُوْرَنَا وَحَصِّلْ مَقَاصِدَنَا فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاخْتِمْ لَنَا بِالْإِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِالْإِسْلَامِ وَاخْتِمْ لَنَا بِالْإِحْسَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ وَلَا تَخْتِمْ لَنَا بِسُوْءِ الْخَاتِمَةِ اللَّهُمَّ اجْعَلْ آخِرَ كَلَامِنَا وَعِنْدَ انْتِهَاءِ أَجَالِنَا قَوْلَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ . وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiim Allaahumma Thaw-Wil A'maaranaa Wa Shahhih Ajsaadanaa Wa Nawwir Quluubanaa Wa Tsabbit Iimaananaa Wa Ahsin A'maalanaa Wa Wassi Arzaaqanaa. Ilal-Khairi Qarribnaa Wa 'Anisy-Syarri Ab'idnaa Waqdhi Hawaatjanaa Wa Sahhil Umuuranaa Wa Hashshil Maqaashidanaa Fid-Diini Wad-Dun-Yaa Wal-Aakhirah, Wakhtim Lanaa Bil-Iimaan, Wakhtim Lanaa Bil-Islaam, Wakhtim Lanaa Bil-Ihsaan, Wakhtim Lanaa Bihusnil-Khaatimah Wa Laa Takhtim Lanaa Bisuuil-Khaatimah, Allaahummajal Aakhira Kalaaminaa Wa Indantihaat Ajaalinaa Qaula Laa Ilaaha Illallaahu Biraḥmatika Yā Arḥamar-Rāḥimīn. Wa Shallallaahu 'Alaa Sayyi-Dinaa Muhammadin Wa 'Alaa Aalihii Wa Shahbihii Wa Sallam, Wal-Hamdu Lillaahi Rabbil-'aalamiin.

"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, panjangkanlah umur kami, sehatkanlah tubuh kami, terangilah hati-hati kami, tetapkanlah iman kami, perbaikilah amal-amal kami, dan luaskanlah rezeki kami. Dekatkanlah kami pada kebaikan, dan jauhkanlah kami dari kejelekan. Penuhilah hajat kami, mudahkanlah urusan kami, sukseskanlah tujuan kami di dalam agama, dunia dan akhirat. Akhirilah hidup kami dengan iman, Islam dan ihsan. Tutuplah akhir hidup kami dengan baik dan janganlah Engkau mengakhiri hidup kami dengan jelek. Ya Allah, jadikanlah akhir perkataan kami ucapan "Laa Ilaaha Illallaah" dengan rahmat Engkau wahai sebaik-baik Penyayang dari para penyayang. Rahmat dan kesejahteraan serta keberkahan semoga tetap tercurah atas junjungan kami Nabi Muhammad saw, beserta para keluarga dan sahabatnya. Dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam"



(inf/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads