Sholat jenazah berbeda dengan sholat fardu, karena sholat ini tidak dilakukan dengan rukuk dan sujud. Umat Islam perlu mengetahui tata cara dan juga bacaan lengkapnya.
Mengutip buku Pedoman Dan Tuntunan Shalat Lengkap yang ditulis Drs. Abdul Kadir Nuhuyanan, hukum melaksanakan sholat jenazah adalah fardhu kifayah, yakni kewajiban yang gugur apabila sudah ada sebagian umat Islam yang melaksanakannya. Namun, apabila tidak ada seorang pun yang mengerjakannya, maka seluruh masyarakat muslim di tempat tersebut dapat berdosa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam hadits dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang mengiringi jenazah dan turut menyolatkannya maka ia memperoleh pahala sebesar satu qirath (pahala sebesar satu gunung). Dan barang siapa yang mengiringinya sampai selesai penyelenggaraannya, ia akan memperoleh dua qirath." (HR Jamaah dan Muslim)
Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah bacaan yang dibaca setelah setiap takbir. Bacaan tersebut meliputi niat, membaca Surat Al-Fatihah, membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, mendoakan jenazah, kemudian salam.
Berikut bacaan sholat jenazah lengkap beserta Arab, latin, dan artinya.
Tata Cara Sholat Jenazah
Sebelum mengetahui bacaannya, penting memahami urutan pelaksanaan sholat jenazah. Merujuk buku Panduan Mengurus Jenazah Sesuai Sunnah: Syarh Kitabil Janaiz min Bulughil Maram karya Abu Utsman Kharisman, tata caranya adalah sebagai berikut:
1. Berdiri menghadap kiblat.
2. Membaca niat sholat jenazah.
3. Takbir pertama, kemudian membaca Surat Al-Fatihah.
4. Takbir kedua, kemudian membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
5. Takbir ketiga, kemudian membaca doa untuk jenazah.
6. Takbir keempat, kemudian membaca doa untuk jenazah dan umat Islam.
7. Mengucapkan salam.
Sholat jenazah dilakukan dengan berdiri bagi orang yang mampu dan tidak didahului azan maupun ikamah.
Bacaan Sholat Jenazah dari Niat hingga Salam Lengkap
1. Membaca niat
- Niat untuk jenazah laki-laki
اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا| مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Bacaan latin: Ushalli 'ala hadzal mayyiti arba'a takbiratin fardha kifayatin imaman/ma'muman lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya niat sholat atas jenazah ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam/makmum hanya karena Allah Ta'ala."
- Niat untuk jenazah perempuan
اُصَلِّى عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا| مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Bacaan latin: Ushalli 'ala hadzahihil mayyitati arba'a takbiratin fardha kifayatin imaman/ma'muman lillahi ta'ala
Artinya: "Saya niat sholat atas jenazah perempuan ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam/makmum hanya karena Allah Ta'ala."
2. Berdiri bagi yang mampu sholat jenazah
3. Melakukan takbir sebanyak empat kali termasuk takbiratul ihram
4. Membaca Surat Al-Fatihah setelah takbir pertama,
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
Bacaan latin: bismillāhir-raḥmānir-raḥīm, al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn, ar-raḥmānir-raḥīm, māliki yaumid-dīn, iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn, ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm, ṣirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍụbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllīn
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai di Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat
5. Membaca sholawat nabi setelah takbir ke-2,
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Bacaan latin: Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammad wa 'alaa aalii sayyidinaa muhammad
Artinya: "Ya Allah berilah atas sholawat Nabi Muhammad dan atas keluarganya."
6. Mendoakan jenazah setelah takbir ke-3,
- Jenazah laki-laki
اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Bacaan latin: Allahhummaghfir lahu warhamhu wa'aafihi wa'fuanhu.
Artinya: "Ya Allah ampunilah dia, berilah rahmat dan sejahtera dan maafkanlah dia."
- Jenazah perempuan
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا
Bacaan latin: Allahhummaghfir laha warhamha wa'aafiha wa'fuanha
Artinya: "Ya Allah ampunikah dia, berilah rahmat dan sejahtera dan maafkanlah dia."
atau bisa membaca versi yang lebih lengkap,
اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًاخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَاَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَاَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ
Bacaan latin: Allahummagfir lahuu warhamhu wa'aafihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzulahuu wa wassi' madhkhalahuu waghsilhu bil maa-i-wats-tsalji walbaradi wa naqqihii minal-khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul-abyadhu minad-danasi wa abdilhu daaran khairan min daarihii wa ahlan khairan min ahlihii wa zaujan khairan min zaujihi waqihii fitnatal-qabri wa'adzaaban-naar
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia, dan kasihanilah dia, sejahterakan ia dan ampunilah dosa dan kesalahannya, hormatilah kedatangan- nya, dan luaskanlah tempat tinggalnya, bersihkanlah ia dengan air, salju dan embun. Bersihkanlah ia dari segala dosa sebagaimana kain putih yang bersih dari segala kotoran, dan gantikanlah bagi- nya rumah yang lebih baik dari rumahnya yang dahulu, dan gantikanlah baginya ahli keluarga yang lebih baik dari pada ahli keluarganya yang dahulu, dan peliharalah (hindarkanlah) ia dari siksa kubur, dan adzab api neraka".
7. Membaca doa berikut setelah takbir ke-4,
اللهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ
Bacaan latin: Allahumma laa tahrimnaa ajrahuu walaa taftinaa ba'dahu wagfirlana wa lahu
Artinya: "Ya Allah, jangan lah kiranya pahalanya tidak sampai kepada kami dan janganlah Engkau memberi kami fitnah sepeninggalannya, dan ampunmilah kami dan dia."
8. Mengucapkan salam sembari memalingkan wajah ke kanan dan ke kiri. Ini bacaannya,
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ
Bacaan latin: Assalaamu 'alaikum warahmatullahi wa barakaatuh
Artinya: "Semoga kedamaian bersamamu serta pengampunan dan berkah dari Allah SWT."
(dvs/kri)
