Di banyak kampung dan pelosok daerah, ada sosok yang setiap hari mengajarkan mengaji, membina majelis taklim, atau menghidupkan taman pendidikan Al-Qur'an dengan tenaga sendiri. Mereka jarang mendapat sorotan, tak pula mengharap imbalan.
Namun jasanya besar dalam mencerdaskan dan membina akhlak umat di tengah keterbatasan akses pendidikan formal. Dedikasi tanpa pamrih seperti ini kini punya panggung untuk diapresiasi secara nasional lewat ajang DPD RI Awards 2026.
DPD RI berharap semakin banyak sosok yang telah bekerja dan berkarya bagi masyarakat bisa mendapat apresiasi. Penghargaan ini sekaligus diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari empat kategori yang dibuka pada DPD RI Awards 2026, ada satu kategori yang relevan bagi para pendidik umat ini, yaitu Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah. Penghargaan ini ditujukan bagi individu yang berdedikasi mengembangkan pendidikan di luar jalur formal serta memperluas akses belajar bagi masyarakat.
"Penghargaan diberikan kepada Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat," jelas DPD dalam keterangannya
Artinya, kategori ini terbuka luas, mulai dari guru ngaji yang bertahun-tahun mengajar tanpa digaji, ustadz kampung yang membina majelis taklim, hingga pengelola TPQ dan madrasah diniyah di daerah minim akses. Penggerak komunitas dakwah yang aktif mencerdaskan umat lewat jalur nonformal juga berpeluang untuk diusulkan.
Selain kategori pendidikan, DPD RI Awards 2026 juga membuka tiga kategori lain, yakni Inovator Teknologi Kesehatan, Penggerak Desa Mandiri Pangan, dan Pelestari Budaya Daerah. Ada pula Special Recognition Awards bagi tokoh yang secara konsisten memberikan kontribusi nyata bagi daerahnya.
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menyebut, ajang ini digelar untuk memberi panggung penghormatan bagi figur-figur inspiratif dari berbagai daerah. Mereka adalah sosok yang selama ini berkontribusi nyata tanpa sorotan publik nasional.
"Melalui ajang ini, DPD RI ingin mempertegas bahwa kekuatan pembangunan Indonesia bertumpu pada inisiatif dan kerja keras masyarakat di seluruh wilayah Nusantara, bukan hanya pada pusat pemerintahan dan kota-kota besar," ucap Sultan dalam DPD Awards tahun 2025 lalu.
Poin ini relevan dengan kerja para pejuang pendidikan umat. Selama ini, mendidik dan membina umat di jalur nonformal kerap jadi kerja sunyi yang luput dari perhatian.
Padahal perannya besar dalam menjaga kualitas keagamaan dan literasi masyarakat, terutama di daerah dengan akses pendidikan formal yang terbatas. Kabar baiknya, siapa pun bisa mengusulkan nama.
Pendaftaran DPD RI Awards 2026 masih dibuka hingga 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Usulkan sosok pejuang pendidikan umat di daerahmu melalui link ini.
