Mengintip Kesiapan Tambakberas Menyambut Muktamar 35 NU

Mengintip Kesiapan Tambakberas Menyambut Muktamar 35 NU

Hanif Hawari - detikHikmah
Selasa, 04 Agu 2026 07:15 WIB
Ketua Pelaksana Muktamar ke-35 NU yang juga Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), bersama Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) meninjau langsung fasilitas penginapan di PPBU Tambakberas, Jombang, Senin (3/8/2026).
Ketua Pelaksana Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) meninjau fasilitas penginapan di PPBU Tambakberas, Jombang, Senin (3/8/2026). (Foto: Dok. PBNU)
Jakarta -

Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, terus mematangkan berbagai persiapan menjelang digelarnya pesta demokrasi terbesar warga Nahdliyin, Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Kesiapan fasilitas bagi ribuan muktamirin (peserta muktamar) pun ditinjau langsung oleh jajaran pengurus pusat dan daerah.

Ketua Pelaksana Muktamar ke-35 NU yang juga Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), bersama Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) meninjau langsung fasilitas penginapan di PPBU Tambakberas, Jombang, Senin (3/8/2026).

Pengecekan dilakukan di Tower 7 atau MAN 3 Jombang yang disulap menjadi tempat peristirahatan para tamu dan peserta. Rombongan didampingi oleh Ketua Panitia Lokal Muktamar KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq) serta Ketua Majelis Pengasuh PPBU Tambakberas KH M Hasib Wahab (Gus Hasib).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Ipul mengapresiasi konsep penginapan yang dirancang panitia. Ia menilai fasilitas yang disediakan tidak kalah dengan standar pelayanan hotel, mulai dari meja resepsionis sebagai pusat layanan hingga ketersediaan petugas khusus di tiap kamar.

Saat berada di dalam kamar, kasur lengkap dengan seprai dan bantal tampak tertata rapi. Gus Ipul bersama Gus Kikin, Gus Rozaq, dan Gus Hasib bahkan sempat menjajal langsung keempukan kasur yang bakal dipakai para muktamirin.

ADVERTISEMENT

"Kita harus membuat muktamirin nyaman. Makanya kita sediakan kasur ini," ujar Gus Ipul dalam keterangan persnya.

Tak hanya tempat tidur yang nyaman, tiap kamar juga akan dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC) serta didampingi oleh room boy atau petugas khusus pesantren.

"Setiap kamar nanti ada petugas khusus yang melayani, mulai menyediakan kebutuhan hingga membantu kebersihan," sambungnya.

Fasilitas Mewah: 3.000 Kasur hingga 300 Unit AC

Kesiapan Tambakberas sebagai tuan rumah memang tak main-main. Dalam rapat koordinasi sebelum peninjauan, panitia melaporkan telah menyiapkan sekitar 3.000 unit kasur lengkap beserta bantal dan seprai.

Sebanyak 2.000 unit kasur disokong langsung oleh PBNU, sementara 1.000 unit sisanya merupakan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Seluruh logistik kasur ditargetkan tiba di lokasi pada pertengahan Agustus 2026. Selain itu, sebanyak 300 unit AC siap dipasang untuk memastikan kenyamanan peserta.

Muktamar ke-35 NU sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di PPBU Tambakberas. Gus Ipul optimistis ajaran dan sumber daya pesantren mampu menyukseskan gelaran akbar ini.

"Kita sudah mulai melihat bagaimana PPBU Tambakberas siap menerima lebih dari tiga ribu peserta muktamar. Kita siapkan akomodasi, tempat sidang, dan seluruh kebutuhan pendukung. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan baik," tegas Menteri Sosial RI ini.

Gelora 'Kembali ke Muassis'

Usai mengecek kamar, gelora semangat dipancarkan oleh para kiai. Gus Ipul, Gus Kikin, Gus Hasib, dan Gus Rozaq kompak meneriakkan yel-yel penyemangat yang menjadi simbol utama ajang lima tahunan ini.

"Kembali ke Muassis, Muktamar ke-35. Gembira, berkah, berkah, berkah. Alhamdulillah," seru mereka kompak.

Pemilihan Tambakberas sebagai lokasi Muktamar ke-35 NU memiliki histori mendalam. Momentum ini membawa pesan kuat untuk "Kembali ke Muassis", mengingat Tambakberas merupakan pesantren yang melekat erat dengan sosok KH Wahab Hasbullah, salah satu muassis (pendiri) Nahdlatul Ulama.

Sementara itu, Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) melayangkan pujian atas gerak cepat panitia lokal. Pihaknya menegaskan siap mem-back up penuh jika masih ada kebutuhan yang kurang mendekati hari H.

"Melihat persiapan yang sudah cukup baik ini, kami tinggal mengikuti prosesnya. Mungkin setelah tanggal 15 Agustus nanti kalau masih ada kekurangan, kami akan ikut membantu apa pun yang dibutuhkan," pungkas Gus Kikin.



(hnh/erd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads