- Kisah Kelahiran Nabi Isa dalam Surah Maryam
- Keutamaan Mengamalkan Surah Maryam bagi Ibu Hamil 1. Dimudahkan dalam Proses Persalinan 2. Menanamkan Kejujuran Anak sejak dalam Kandungan 3. Mengharap Rahmat dan Rida Allah SWT 4. Doa Mendapatkan Anak yang Suci 5. Untuk Menunjang Kesuburan Kandungan
- Cara Mengamalkan Surah Maryam 1. Dengan Merenungkan Maknanya 2. Diamalkan Secara Rutin
Surah-surah yang diturunkan Allah SWT dalam Al-Qur'an memiliki kisah dan makna tersendiri, tak terkecuali surah Maryam. Surah ini kerap dijadikan amalan ibu hamil.
Surah urutan ke-19 dalam Al-Qur'an yang berisikan 98 ayat ini mengisahkan perjuangan Maryam dalam menjalani masa kehamilan dan kelahiran Nabi Isa AS tanpa bantuan seorang pun. Kisah ini berkaitan erat dengan kuasa dan kebesaran Allah SWT dalam mendatangkan mukjizat bagi hamba-Nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena kisah ini, surah Maryam dikenal sebagai bacaan untuk kaum muslimah yang sedang mengandung dengan tujuan mengharapkan rahmat dan rida Allah SWT.
Kisah Kelahiran Nabi Isa dalam Surah Maryam
Kisah proses kelahiran Nabi Isa AS dari rahim sang Ibu, Maryam, tertulis dalam surah Maryam. Disebutkan dalam Thibbun Nabawi oleh M. Saifudin Hakim dan Siti Aisyah Ismail, proses yang dialami Maryam melahirkan Nabi Isa AS menjadi petunjuk syariat mengenai perkara persalinan dalam Islam. Kisah ini tertulis dalam surah Maryam ayat 22-26.
Allah SWT berfirman:
فَحَمَلَتْهُ فَانْتَبَذَتْ بِهِ مَكَانًا قَصِيًّا فَأَجَاءَهَا الْمَخَاضُ إِلَى جِذْعِ النَّخْلَةِ قَالَتْ يَلَيْتَنِي مِتُّ قَبْلَ هَذَا وَكُنْتُ نَسْيَا مَّنْسِيًّا فَنَادَنَهَامِنْ تَحْتِهَا أَلَّا تَحْزَنِي قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا وَهُزَى إِلَيْكِ بجذع النَّخْلَةِ تُسَقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِى عَيْنَا فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنْسِيَّا.
Artinya: "Maka, dia (Maryam) mengandung lalu dia mengasingkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh. Kemudian, rasa sakit akan melahirkan anak memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma. Dia (Maryam) berkata, 'Wahai, betapa (baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan. Dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, Janganlah kamu bersedih hati. Sesungguhnya, Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan, goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. Oleh karena itu, makan, minum, dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seseorang, katakanlah, 'Sesungguhnya, aku telah bernadzar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pengasih maka aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini." (QS Maryam: 22-26)
Keutamaan Mengamalkan Surah Maryam bagi Ibu Hamil
Menukil dari buku Mukjizat Surat Yusuf dan Maryam karya Rizem Aizid, ibu hamil yang membaca atau mengamalkan surah Maryam bertujuan sebagai ikhtiar untuk mengharapkan kekuasaan Allah SWT sebagaimana yang didapat Maryam, di antaranya sebagai berikut:
1. Dimudahkan dalam Proses Persalinan
Muslimah yang istikamah mengamalkan surah Maryam selama masa kehamilan niscaya akan diberi kemudahan persalinan seperti yang dilimpahkan Allah SWT kepada Maryam.
2. Menanamkan Kejujuran Anak sejak dalam Kandungan
Bacaan surah Maryam yang diperdengarkan kepada janin dalam kandungan dapat menanamkan sikap jujur pada anak yang dilahirkan nantinya. Hal ini karena surah Maryam menjelaskan sikap jujur dan salihah yang dimiliki Maryam.
3. Mengharap Rahmat dan Rida Allah SWT
Sebagaimana Allah SWT mencurahkan kuasa-Nya dalam proses kelahiran Maryam, ibu hamil dapat mengamalkan surah Maryam untuk mengharap rahmat dan rida Allah SWT atas kandungannya.
4. Doa Mendapatkan Anak yang Suci
Mengamalkan surah Maryam saat hamil bisa menjadi ikhtiar untuk mengharapkan anak yang suci sebagaimana Maryam yang suci dan salihah. Ikhtiar ini tidak hanya dilakukan dengan membaca surah Maryam, melainkan diiringi dengan banyak berzikir kepada Allah SWT, membaca ayat Al-Qur'an yang lain, dan menunaikan ibadah lainnya.
5. Untuk Menunjang Kesuburan Kandungan
Adapun mukjizat mengamalkan surah Maryam adalah untuk menunjang kesuburan kehamilan. Hal ini karena dalam surah Maryam, Nabi Zakaria AS dikisahkan tak kunjung memiliki buah hati. Beliau berdoa kepada Allah SWT dan doa tersebut dikabulkan dengan mengutus Maryam bin Imran menjadi anak angkatnya. Kisah inilah yang dijadikan keyakinan bahwa surah Maryam dapat dijadikan sebagai ikhtiar mendapat rahmat dari Allah SWT berupa kesuburan kehamilan.
Cara Mengamalkan Surah Maryam
Cara mengamalkan surah Maryam dapat dilakukan sebagaimana dalam mengamalkan surah-surah lain dalam Al-Qur'an. Merangkum buku Merawat Jiwa Setiap Hari: Kumpulan Hikmah dan Motivasi Islam karya Dwi Taufan Hidayat, berikut adalah cara mengamalkan ayat-ayat Al-Qur'an yang dianjurkan.
1. Dengan Merenungkan Maknanya
Mengamalkan ayat-ayat Al-Qur'an tidak serta-merta hanya dengan membacanya, melainkan juga dengan sikap tadabbur, yakni merenungi dan memahami kandungan Al-Qur'an.
Allah SWT berfirman:
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا
Artinya: "Apakah mereka tidak merenungkan Al-Qur'an? Atau apakah hati mereka terkunci?" (QS Muhammad: 24)
Dalam hal ini, ibu hamil dapat mengamalkan surah Maryam dengan merenungkan makna-maknanya untuk mengharapkan rida Allah SWT atas kehamilannya.
2. Diamalkan Secara Rutin
Membaca Al-Qur'an tidak harus dalam jumlah ayat yang banyak, melainkan dapat diamalkan sedikit-sedikit dengan sikap istikamah, yakni dilakukan secara rutin dan konsisten.
Mengenai hal ini, Rasulullah SAW bersabda:
أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ»
Artinya: "Amal yang paling dicintai oleh Allah adalah yang terus-menerus meskipun sedikit." (HR. Bukhari dan Muslim)
Melalui sabda rasul tersebut, ibu hamil dapat mengamalkan surah Maryam secara rutin dan konsisten selama masa kehamilan, walau yang dibaca hanya sedikit ayatnya.
