Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026/Safar 1448 H dan Niatnya

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026/Safar 1448 H dan Niatnya

Kristina - detikHikmah
Senin, 27 Jul 2026 14:45 WIB
Senior Muslim woman preparing food
Ilustrasi puasa Ayyamul Bidh Juli 2026. Foto: iStock
Jakarta -

Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026 bertepatan dengan Safar 1448 Hijriah. Puasa ini dikerjakan selama tiga hari berturut-turut.

Dalil anjuran puasa Ayyamul Bidh mengacu pada hadits shahih yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia berkata:

أَوْصَانِي خَلِيْلِي ﷺ بِثَلَاثٍ صِيَامُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيِ الضُّحَى وَأَنْ أُوَتِرَ قَبْلَ أَنْ أَنَامَ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Kekasihku Rasulullah SAW berpesan kepadaku untuk berpuasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat Dhuha, dan salat witir sebelum tidur." (Muttafaq 'Alaih)

ADVERTISEMENT

Imam Muslim meriwayatkan hadits serupa dari jalur Abu Hurairah RA. Dalam riwayat at-Tirmidzi, Rasulullah SAW menganjurkan puasa Ayyamul Bidh dikerjakan pada 13, 14, dan 15 setiap bulan dalam kalender Hijriah.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Juli 2026 bertepatan dengan Safar 1448 Hijriah. Tanggal 13, 14, dan 15 akan jatuh akhir bulan ini.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026/Safar 1448 H

  • 13 Safar 1448 H: Selasa, 28 Juli 2026 (Ayyamul Bidh hari pertama)
  • 14 Safar 1448 H: Rabu, 29 Juli 2026 (Ayyamul Bidh hari kedua)
  • 15 Safar 1448 H: Kamis, 30 Juli 2026 (Ayyamul Bidh hari ketiga)

Sementara itu, menurut Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) PP Muhammadiyah, jadwal puasa Ayyamul Bidh Juli 2026 jatuh sehari lebih awal pada:

  • 13 Safar 1448 H: Senin, 27 Juli 2026 (Ayyamul Bidh hari pertama)
  • 14 Safar 1448 H: Selasa, 28 Juli 2026 (Ayyamul Bidh hari kedua)
  • 15 Safar 1448 H: Rabu, 29 Juli 2026 (Ayyamul Bidh hari ketiga)

Niat Puasa Ayyamul Bidh

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ayyamil bidh lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah ta'ala."

Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh

Tata cara puasa Ayyamul Bidh dilakukan selama tiga hari dan diawali dengan niat setiap harinya. Aturan puasa sunnah ini sama seperti puasa lainnya, dilakukan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Disunnahkan mengerjakan puasa Ayyamul Bidh Juli 2026 pada tanggal 13, 14, dan 15 Safar 1448 H, mengacu pada hadits Abu Dzar RA yang dikeluarkan Imam at-Tirmidzi. Namun, Imam an-Nawawi dalam Syarah Riyadhus Shalihin menyebut tidak ada penentuan khusus terhadap tiga hari dari setiap bulan dan pahala dapat diperoleh pada tanggal berapa saja. Hanya saja ada riwayat yang menjelaskan anjuran puasa pada 13, 14, dan 15.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah dengan keutamaan luar biasa. Menurut sebuah hadits yang terdapat dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi, puasa Ayyamul Bidh tiga hari setiap bulan diganjar pahala seperti puasa sepanjang tahun.

Dari Abdullah bin Amr ibnul 'Ash RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

صَوْمُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

Artinya: "Puasa tiga hari setiap bulan itu seperti puasa sepanjang tahun." (Muttafaq 'Alaih)

Keutamaan puasa Ayyamul Bidh juga terletak pada kesunnahan Rasulullah SAW. Puasa ini merupakan wasiat Rasulullah SAW dan beliau pun selalu mengerjakan puasa Ayyamul Bidh selama hidupnya.

"Puasa pada Ayyamul Bidh dari setiap bulan adalah sunnah muakkadah, karena Nabi SAW selalu mengerjakannya, baik saat di rumah atau sedang bepergian," tulis penjelasan dalam Syarah Riyadhus Shalihin Imam an-Nawawi terjemahan Misbah.



(kri/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads