Jemaah umrah Indonesia yang sedang berada di Arab Saudi diimbau tetap tenang apabila menerima pesan peringatan darurat di ponsel. Imbauan tersebut disampaikan Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah melalui akun Instagram resminya @kantorurusanhaji.
Dalam unggahannya, Sabtu (19/9/2026) KUH KJRI Jeddah menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi melalui Saudi Civil Defense dapat mengirimkan peringatan darurat ke ponsel masyarakat yang berada di wilayah terdampak.
Jemaah diminta tidak panik dan tetap mengikuti arahan dari otoritas setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jemaah diimbau untuk tetap berada di tempat yang aman, menjauhi pintu, jendela, dan area terbuka, serta mengikuti instruksi resmi dari otoritas Arab Saudi," tulis KUH KJRI Jeddah dalam imbauannya.
Jangan Datangi Lokasi Kejadian
imbauan untuk jemaah umrah Indonesia Foto: instagram @kantorurusanhaji |
Selain mengutamakan keselamatan, jemaah umrah Indonesia juga diminta tidak mendatangi lokasi kejadian apabila terjadi situasi darurat.
KUH KJRI Jeddah mengingatkan jemaah agar tidak mengambil maupun menyebarkan foto dan video yang dapat menimbulkan kepanikan. Jemaah juga diminta berhati-hati terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Jemaah juga dianjurkan untuk terus memantau informasi melalui kanal resmi dan menyimpan nomor-nomor penting selama berada di Arab Saudi.
Dalam kondisi darurat, jemaah diharapkan mengutamakan keselamatan dan tidak mengambil tindakan berdasarkan informasi yang belum jelas sumbernya.
KUH KJRI Jeddah kembali mengingatkan jemaah untuk tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan dari otoritas Arab Saudi.
"Pantau informasi resmi dan simpan nomor penting selama berada di Arab Saudi."
"Semoga seluruh jemaah Indonesia senantiasa diberikan perlindungan dan kelancaran dalam beribadah di Tanah Suci," tulis KUH KJRI Jeddah.

