Jadwal Wukuf di Arafah yang Harus Diketahui Jemaah Haji 2026

Jadwal Wukuf di Arafah yang Harus Diketahui Jemaah Haji 2026

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Minggu, 10 Mei 2026 09:00 WIB
Jadwal Wukuf di Arafah yang Harus Diketahui Jemaah Haji 2026
Wukuf di Padang Arafah. Foto: Delil Souleiman/AFP/Getty Images
Jakarta -

Jadwal wukuf di Arafah 2026 menjadi informasi penting bagi calon jemaah haji yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang wajib dilaksanakan setiap jemaah agar ibadah hajinya sah.

Waktu Pelaksanaan Wukuf di Arafah bagi Jemaah Haji 2026

Dalam buku Kitab Lengkap dan Praktis Fiqh Wanita karya Abdul Syukur Al-Azizi dijelaskan bahwa wukuf di Padang Arafah merupakan puncak dari rangkaian ibadah haji.

Arafah sendiri adalah hamparan padang luas yang berada di sebelah timur Kota Makkah. Wukuf menjadi rukun haji yang wajib dilaksanakan karena tanpa wukuf, ibadah haji seseorang tidak dianggap sah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara bahasa, wukuf berarti berhenti atau berdiam diri. Sementara dalam pelaksanaan haji, wukuf dimaknai sebagai hadir di Padang Arafah pada waktu tertentu, yakni mulai setelah matahari tergelincir pada 9 Zulhijah hingga terbit fajar pada 10 Zulhijah.

Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji Tahun 1447 H / 2026 M yang disusun oleh Kementerian Haji dan Umrah RI, pada tahun 2026, wukuf di Arafah diperkirakan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

Pada momen tersebut, jutaan jemaah haji dari berbagai negara berkumpul untuk memperbanyak doa, dzikir, istighfar, dan munajat kepada Allah SWT. Wukuf di Arafah juga menjadi waktu bagi jemaah untuk merenungi kehidupan, memohon ampunan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan penuh kerendahan hati.

Ketentuan Pelaksanaan Wukuf di Arafah

Dalam buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah yang diterbitkan oleh Kementerian Haji dan Umrah dijelaskan bahwa wukuf di Arafah dilaksanakan setelah khutbah wukuf serta salat jamak qasar taqdim Dzuhur dan Ashar.

Pelaksanaan wukuf dianjurkan berlangsung dalam suasana yang tenang, khusyuk, dan penuh tawadhu kepada Allah SWT. Ibadah ini dapat dilakukan secara berjamaah maupun sendiri-sendiri.

Selama menjalankan wukuf, jemaah dianjurkan memperbanyak zikir, istighfar, membaca sholawat, serta memanjatkan doa sesuai sunnah Rasulullah SAW.

Dalam pelaksanaannya, wukuf tidak mensyaratkan seseorang berada dalam keadaan suci dari hadas besar maupun kecil. Oleh karena itu, perempuan yang sedang haid atau nifas tetap diperbolehkan mengikuti wukuf di tenda Arafah bersama jemaah lainnya.

Sementara itu, jemaah haji yang sedang sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit atau KKHI tetap dapat melaksanakan wukuf apabila kondisinya memungkinkan untuk dibawa ke Arafah melalui program safari wukuf.

Doa Ketika Masuk Arafah

Dikutip dalam buku Doa dan Dzikir oleh Kementrian Haji dan Umrah, berikut doa yang dapat diamalkan ketika masuk Arafah untuk melaksanakan Wukuf:

اللَّهُمَّ إِلَيْكَ تَوَجَّهْتُ، وَبِكَ اعْتَصَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِمَّنْ تُبَاهِي بِهِ الْيَوْمَ مَلَائِكَتَكَ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.

Arab-Latin: Allahumma ilaika tawajjahtu wabika tashamtu wa'alaika tawakaltu, Allaahummaj'alnii mimman tubaahi bihil yauma malaaikatuka inna alaa kulli syaiin qadiir.

Artinya: "Ya Allah, hanya kepada-Mu aku menghadap, hanya dengan-Mu aku berpegang teguh dan kepada-Mu aku berserah diri. Ya Allah, jadikanlah aku diantara orang yang hari ini Engkau banggakan di hadapan Malaikat-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads