- Tanda-Tanda Kiamat (Akhir Zaman)
- Tanda-Tanda Kiamat Besar (Kubra) 1. Turunnya Nabi Isa AS 2. Keluarnya Yajuj Majuj 3. Munculnya Kabut (Dukhan) 4. Matahari Terbit dari Barat 5. Munculnya Hewan Melata (Dabbah)
- Tanda-Tanda Kiamat Kecil (Sugra) 1. Diutusnya Nabi Muhammad SAW 2. Wafatnya Nabi Muhammad SAW 3. Penaklukan Baitul Maqdis 4. Terbelahnya Bulan 5. Munculnya Berbagai Fitnah
Meyakini datangnya hari akhir adalah salah satu pilar utama akidah umat Islam yang tertuang dalam rukun iman kelima. Melalui berbagai ayat dalam Al-Qur'an, Allah SWT telah memberikan tanda-tanda mengenai peristiwa besar ini, agar kita tidak terbuai oleh dunia yang fana.
Lantas, apa saja tanda-tanda kiamat menurut Al-Qur'an dan hadits? Berikut penjelasan lengkapnya.
Tanda-Tanda Kiamat (Akhir Zaman)
Dijelaskan dalam buku Bangunan Tinggi Pertanda Akhir Zaman karya Dr. Raflis Tanjung, asyrath as-Sa'ah atau tanda-tanda kiamat merupakan indikasi-indikasi kiamat yang mendahuluinya dan menunjukkan kedekatan waktu terjadinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klasifikasi tanda-tanda kiamat terbagi menjadi dua bagian, yaitu tanda-tanda kecil (asyrath shugra) dan tanda-tanda besar (asyrath kubra). Tanda-tanda kecil adalah tanda-tanda yang mendahului kiamat dengan jarak waktu yang lama dan menjadi hal yang biasa terjadi.
Sementara tanda-tanda besar adalah perkara-perkara besar yang muncul menjelang terjadinya kiamat (qurba qiyam as-sa'ah), dan kejadiannya tidak berulang-ulang.
Tanda-Tanda Kiamat Besar (Kubra)
Dinukil dari Buku Pintar Hari Akhir karya Abdul Muhsin Al-Muthairi, berikut tanda-tanda kiamat besar dalam Al-Qur'an:
1. Turunnya Nabi Isa AS
Di antara tanda-tanda kiamat besar dalam Al-Qur'an adalah turunnya Nabi Isa AS. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surah An-Nisa ayat 159:
وَاِنْ مِّنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ اِلَّا لَيُؤْمِنَنَّ بِهٖ قَبْلَ مَوْتِهٖ ۚوَيَوْمَ الْقِيٰمَةِ يَكُوْنُ عَلَيْهِمْ شَهِيْدًاۚ
Wa im min ahlil-kitābi illā layu'minanna bihī qabla mautih(ī), wa yaumal-qiyāmati yakūnu 'alaihim syahīdā(n).
Artinya: "Tidak ada seorangpun di antara Ahli Kitab, kecuali beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Pada hari Kiamat dia (Isa) akan menjadi saksi mereka."
Ibnu Jarir menafsirkan ayat ini, menurutnya setiap orang Yahudi di semua masa, baik masa lalu maupun masa mendatang, akan beriman kepada nabi Isa AS sebelum mereka meninggal dunia.
"Beberapa mufasir lain mengatakan bahwa artinya, Ahli Kitab pasti akan beriman kepada Isa as. sebelum mereka mati. Setiap orang yang didatangi kematian, jiwanya takkan lepas sampai ia benar-benar mengetahui mana yang benar dan mana yang batil dalam agamanya."
2. Keluarnya Yajuj Majuj
Keluarnya Yajuj Majuj merupakan salah satu tanda kiamat besar. Allah SWT menunjukkan peristiwa ini dalam ayat Al-Qur'an yang berbeda-beda, salah satunya Al-Qur'an surah al-Anbiya ayat 96 dan 97:
حَتّٰىٓ اِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوْجُ وَمَأْجُوْجُ وَهُمْ مِّنْ كُلِّ حَدَبٍ يَّنْسِلُوْنَ ٩٦ وَاقْتَرَبَ الْوَعْدُ الْحَقُّ فَاِذَا هِيَ شَاخِصَةٌ اَبْصَارُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْاۗ يٰوَيْلَنَا قَدْ كُنَّا فِيْ غَفْلَةٍ مِّنْ هٰذَا بَلْ كُنَّا ظٰلِمِيْنَ ٩٧
Ḥattā iżā futiḥat ya'jūju wa ma'jūju wa hum min kulli ḥadabiy yansilūn(a). Waqtarabal-wa'dul-ḥaqqu fa iżā hiya syākhiṣatun abṣārul-lażīna kafarū, yā wailanā qad kunnā fī gaflatim min hāżā bal kunnā ẓālimīn(a).
Artinya: "hingga apabila (tembok) Ya'juj dan Ma'juj dibuka dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. (Apabila) janji yang benar (yakni hari Kiamat) telah makin dekat, tiba-tiba mata orang-orang yang kufur terbelalak. (Mereka berkata,) 'Alangkah celakanya kami! Kami benar-benar lengah tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang zalim'."
3. Munculnya Kabut (Dukhan)
Terkait munculnya kabut, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah ad-Dukhan ayat 10 dan 11:
فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى السَّمَاۤءُ بِدُخَانٍ مُّبِيْنٍ ١٠ يَغْشَى النَّاسَۗ هٰذَا عَذَابٌ اَلِيْمٌ ١١
Yagsyan-nās(a), hāżā 'ażābun alīm(un). Rabbanaksyif 'annal-'ażāba innā mu'minūn(a).
Artinya: "(yang) meliputi manusia (durhaka). Ini adalah azab yang sangat pedih. (Mereka berdoa,) 'Wahai Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami. Sesungguhnya kami adalah orang-orang mukmin'."
4. Matahari Terbit dari Barat
Terbitnya matahari dari arah barat menjadi salah satu tanda kiamat besar. Ketika peristiwa ini terjadi, maka pintu taubat telah Allah SWT tutup rapat-rapat.
Hal ini bersandar pada firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surah Al-An'am ayat 158:
هَلْ يَنْظُرُوْنَ اِلَّآ اَنْ تَأْتِيَهُمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ اَوْ يَأْتِيَ رَبُّكَ اَوْ يَأْتِيَ بَعْضُ اٰيٰتِ رَبِّكَ ۗيَوْمَ يَأْتِيْ بَعْضُ اٰيٰتِ رَبِّكَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا اِيْمَانُهَا لَمْ تَكُنْ اٰمَنَتْ مِنْ قَبْلُ اَوْ كَسَبَتْ فِيْٓ اِيْمَانِهَا خَيْرًاۗ قُلِ انْتَظِرُوْٓا اِنَّا مُنْتَظِرُوْنَ
Hal yanẓurūna illā an ta'tiyahumul-malā'ikatu au ya'tiya rabbuka au ya'tiya ba'ḍu āyāti rabbik(a), yauma ya'tī ba'ḍu āyāti rabbika lā yanfa'u nafsan īmānuhā lam takun āmanat min qablu au kasabat fī īmānihā khairā(n), qulintaẓirū innā muntaẓirūn(a).
Artinya: "Yang mereka nanti-nantikan hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka, kedatangan Tuhanmu, atau sebagian tanda-tanda dari Tuhanmu. Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidak bermanfaat lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu atau (belum) berusaha berbuat kebajikan dalam masa imannya itu. Katakanlah, 'Tunggulah! Sesungguhnya Kami pun menunggu'."
5. Munculnya Hewan Melata (Dabbah)
Saat dunia hancur dan pintu taubat telah ditutup, Allah SWT mengeluarkan binatang dari perut bumi sebagai tanda kedatangan hari kiamat. Hal ini Allah SWT jelaskan dalam Al-Qur'an surah an-Naml ayat 82:
وَاِذَا وَقَعَ الْقَوْلُ عَلَيْهِمْ اَخْرَجْنَا لَهُمْ دَاۤبَّةً مِّنَ الْاَرْضِ تُكَلِّمُهُمْ اَنَّ النَّاسَ كَانُوْا بِاٰيٰتِنَا لَا يُوْقِنُوْنَ
Wa iżā waqa'al-qaulu 'alaihim akhrajnā lahum dābbatam minal-arḍi tukallimuhum annan-nāsa kānū bi'āyātinā lā yūqinūn(a).
Artinya: "Apabila perkataan (ketentuan masa kehancuran alam) telah berlaku atas mereka, Kami mengeluarkan makhluk bergerak dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka bahwa manusia selama ini tidak yakin pada ayat-ayat Kami."
Tanda-Tanda Kiamat Kecil (Sugra)
Dikutip dari buku Fitnah & Petaka Akhir Zaman karya Abu Fatihah al-Adnani, berikut tanda-tanda kiamat kiamat :
1. Diutusnya Nabi Muhammad SAW
Salah satu yang menjadi tanda kecil terjadinya kiamat adalah diutusnya Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW bersabda:
بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةَ هَكَذَا وَيُشِيرُ بِإِصْبَعَيْهِ فَيَمُدُّ بِهِمَا
"(Waktu) aku diutus dan (terjadinya) Kiamat seperti jarak antara dua hal ini, perawi berkata: "Beliau pun membuat isyarat dengan kedua jari beliau, lantas merenggangkan keduanya." (HR Bukhari dan Muslim)
2. Wafatnya Nabi Muhammad SAW
Selain diutusnya Nabi Muhammad SAW, kematian Nabi juga menjadi salah satu tanda kiamat. Dalam sebuah hadits disebutkan, dari Auf bin Malik, bahwasanya ia berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Hitunglah enam hal yang akan terjadi menjelang kiamat: kematianku, penaklukan Baitul Maqdis, banyaknya kematian... dst." (HR Bukhari dan Ahmad)
3. Penaklukan Baitul Maqdis
Penaklukan Baitul Maqdis ini sudah terjadi sejak kekhalifahan Umar bin Khattab pada tahun 16 H. Di sana ia membangun sebuah masjid menghadap ke arah Baitul Maqdis.
Namun, penaklukan Baitul Maqdis juga akan terjadi terakhir kalinya nanti di masa Al-Mahdi, yaitu pada saat umat Islam berhasil mengalahkan kaum Yahudi.
4. Terbelahnya Bulan
Tanda kiamat yang berikutnya adalah terbelahnya bulan. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah Al-Qamar ayat 1-2:
اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانشَقَّ الْقَمَرُ وَإِن يَرَوْا ءَايَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُسْتَمِرٌ
Iqtarabatis-sā'atu wan-syalqqal qamar. Wa iy yarau āyatay yu'riḍū wa yaqūlū siḥrum mustamirr.
Artinya: "Telah dekat (datangnya) Kiamat itu dan bulan telah terbelah. Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mujizat), mereka berpaling dan berkata: ini adalah sihir yang terus menerus."
5. Munculnya Berbagai Fitnah
Salah satu tanda kiamat yang sudah terjadi saat ini adalah munculnya berbagai fitnah. Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ بَيْنَ يَدَيَّ السَّاعَةِ فِتَنَا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا الْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْقَائِمِ وَالْمَاشِي فِيهَا خَيْرٌ مِنْ السَّاعِي فَكَسَرُوا قِسِيَّكُمْ وَقَطَّعُوا أَوْتَارَكُمْ وَاضْرِبُوا سُيُوفَكُمْ بِالْحِجَارَةِ فَإِنْ دُخِلَ يَعْنِي عَلَى أَحَدٍ مِنْكُمْ فَلْيَكُنْ كَخَيْرِ ابْنِي آدَمَ
Artinya: "Sesungguhnya, menjelang terjadinya Kiamat ada fitnah-fitnah seperti sepotong malam yang gelap gulita, pada pagi hari seseorang dalam keadaan beriman, tetapi pada sore hari ia menjadi kafir, sebaliknya pada sore hari seseorang dalam keadaan beriman, namun dipagi hari ia dalam keadaan kafir. Orang yang duduk pada masa itu lebih baik daripada yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, dan orang yang berjalan lebih baik daripada orang yang berjalan cepat. Maka, patahkan busur kalian, putus-putuslah tali kalian, dan pukullah pedang kalian dengan batu, jika salah seorang dari kalian kedatangan fitnah-fitnah ini, hendaklah ia bersikap seperti anak terbaik di antara dua anak Adam (yakni bersikap seperti Habil, jangan seperti Qabilt)." (HR Abu Daud, Ibnu Majah, Al-Fitan, Ahmad, dan Hakim)
Pada dasarnya masih banyak tanda-tanda kiamat yang telah disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadits. Meski begitu, hanya Allah SWT yang mengetahui kapan kiamat akan terjadi.
Wallahu A'lam.
Baca juga: 6 Rukun Iman: Penjelasan dan Urutannya |
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026