Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Selasa, 05 Mei 2026 20:45 WIB
Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Ilustrasi sholat. Foto: Freepik/Freepik
Jakarta -

Bacaan niat sholat qobliyah Subuh merupakan bagian penting dalam pelaksanaan sholat sunnah sebelum Subuh yang dianjurkan dalam Islam. Niat ini dilafalkan dalam hati sebagai bentuk kesungguhan dan kesiapan untuk menunaikan ibadah sunnah tersebut.

Sholat qobliyah Subuh sendiri adalah sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan sebelum sholat fardhu Subuh. Dalam kitab I'anah ath-Thoolibiin Juz 1 halaman 246, sholat ini juga dikenal dengan beberapa sebutan, seperti sunnah Subuh, sunnah fajar, sunnah barod, sunnah wustho, dan sunnah ghodat.

Sholat qobliyah Subuh dikenal memiliki keutamaan yang besar melebihi dunia dan seisinya. Hal ini sebagaimana hadits dari Aisyah RA., "Dua rakaat sholat sunnah fajar lebih baik daripada dunia dan seisinya." (HR. Muslim).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam riwayat lain juga disebutkan, "Dua rakaat sholat sunnah fajar lebih aku sukai daripada dunia semuanya." (HR. Muslim)

Bacaan Niat Qobliyah Subuh Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Dikutip dari buku Fikih Salat Sunah oleh Ali Musthafa Siregar dan Dr. Nurhadi, berikut bacaan niat sholat qobliyah Subuh:

ADVERTISEMENT

Lafaz niat sholat sunnah qobliyah Subuh:

أصَلِّي سُنَةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab latin: Ushallī sunnataṣ-ṣubḥi rak'ataini qabliyyatan lillāhi ta'ālā

Artinya: "Sengaja aku sholat sunnah qobliyah subuh dua rakaat karena Allah ta'ala".

Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh

Berikut tata cara sholat qobliyah Subuh dikutip dari Buku Tuntunan Supermudah & Lengkap Shalat Wajib & Sunnah Sesuai Tuntunan Rasulullah oleh Ust. Abd Hamid, Ust. Ansori, M.Pd, dan Ust. Salman Al Farisi:

1. Membaca niat sholat qobliyah Subuh.

2. Takbiratul ihram.
Mengucapkan "Allahu Akbar", lalu membaca doa iftitah.

3. Membaca surah Al-Fatihah.

4. Kemudian disusul dengan membaca surah Al-Insyirah.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ الَّذِي أَنْقَضَ ظَهْرَكَ وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ

Arab latin: Bismillaahir rohmaanir rohiim. Alam nasyroh laka shodrok. Wawadho'naa 'anka wizrok. Alladzii anqodho zhohrok Warofa'naa laka dzikrok. Fa'inna ma'al 'usri yusroo. Inna ma'al 'usri yusroo. Fa'idzaa faroghta fainshob. Wa ilaa robbika farghob.

Artinya: Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Bukankah kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu, yang memberatkan punggungmu? Dan kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka, apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

5. Pada raka'at kedua setelah membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surah Al-Fiil.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ.

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحٰبِ الْفِيلِ أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ * تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ مِنْ سِجَيْلِ فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ

Arab latin: Bismillahir rohmaanir rohiim. Alam taro kaifa fa'ala robbuka bi'ash-haabil fiil. Alam yaj'al kaidahum fii tadhliil. Wa arsala 'alaihim thoiron abaabiil. Tarmihim bihijaarotim min sijjiil. Faja'alahum ka'ashfim ma'kuul.

Artinya: Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia? Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar. Lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

6. Rukuk.

Ketika rukuk disunnahkan membaca tasbih berikut.

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ.

Arab latin: Subhaana robbiyal 'azhiimi wa bihamdihi.

Artinya: "Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan Maha Terpuji."

7. I'tidal (berdiri setelah rukuk) sambil membaca:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ. رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّمَوَاتِ وَمِلْءُ الْأَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ.

Arab latin: Sami'alloohu liman hamidah. Robbanaa lakal hamdu mil'us samaawaati wa mil ul ardhi wa mil'u maa syi'ta min syai'in ba'du.

Artinya: "Allah mendengar orang-orang yang memuji-Nya. Rabb kami, bagi-Mu segala puji sepenuh langit dan sepenuh bumi, serta sepenuh apa yang ada di antara keduanya dan sepenuh apa yang Engkau inginkan dari sesuatu setelahnya."

8. Sujud sambil membaca:

سُبْحَانَ رَبِّي الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ.

Arab latin: Subhaana robbiyal a'laa wa bi hamdih

Artinya: "Maha Suci Rabbku Yang Maha Tinggi dan pujian untuk-Nya."

9. Duduk di antara dua sujud.

Setelah sujud pertama, duduk sejenak sambil membaca:

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي

Arab latin: Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekuranganku, angkatlah derajatku, berilah rezeki kepadaku, berilah aku petunjuk, berikanlah kesehatan kepadaku, dan ampunilah aku."

10. Sujud Kedua

Melakukan sujud kedua dengan gerakan dan bacaan yang sama seperti sujud pertama:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Artinya: "Maha Suci Rabbku Yang Maha Tinggi dan pujian untuk-Nya."

11. Tahiyat Akhir

12. Mengucapkan salam.

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ.

Arab latin: Assalaamu 'alaikum wa rahmatullooh.

Artinya: "Semoga kedamaian bersamamu serta pengampunan dari Allah Swt."

Gerakan dan bacaan rukuk, i'tidal, sujud, serta duduk di antara dua sujud pada rakaat kedua dilaksanakan sama seperti pada rakaat pertama.

Dzikir Setelah Qobliyah Subuh

Berdasarkan buku 23 Shalat Sunnah: Penjelasan dan Tata Cara Pelaksanaannya karya Arief Rachman Badrudin yang merujuk pada kitab Nihayatuzzain, terdapat rangkaian zikir dan doa yang dianjurkan untuk dibaca pada waktu jeda antara sholat fajar hingga pelaksanaan sholat Subuh, yakni setelah qobliyah Subuh.

Diawali dengan pembacaan zikir:

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Arab latin: Ya hayyu ya qoyyum laa ilaaha illa anta (40 kali)

Artinya: "Wahai Yang Maha Hidup, Wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, tiada tuhan selain Engkau"

Dilanjutkan dengan membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 11 x

قُلْ هُوَ اللهُ أَحَد ١ اللهُ الصَّمَد ۲ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدُ ٣ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ٤٥

Arab latin: qul huwallāhu ahad allāhuş-şamad lam yalid wa lam yulad wa lam yakul lahu kufuwan ahad

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya."

Dilanjutkan dengan membaca surat Al-Falaq sebanyak 1 x

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ١ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقُ ۲ وَمِنْ شَرَّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبْ وَمِنْ شَرَّ النَّفْتِ فِي الْعُقَدِ ٤ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ٥

Arab latin: qul a'użu birabbil-falaq min syarri mā khalaq wa min syarri gāsiqin iżā waqab wa min syarrin-naffāśāti fil-'uqad wa min syarri ḥāsidin iżā hasad

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."

Dilanjutkan dengan membaca surat An-Naas sebanyak 1 x

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۱ مَلِكِ النَّاسِ ۲ إِلَهِ النَّاسِ مِنْ شَرَّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ٤ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ٦٥

Arab latin: qul a'użu birabbin-nās malikin-nās ilāhin-nās min syarril-waswāsil-khannās allażī yuwaswisu fī şudurin-nās minal-jinnati wan-nās

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."

Dilanjutkan dengan berzikir 100x:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ أَسْتَغْفِرُ اللهَ

Arab latin: Subhanallah wabihamdihi 'adzim astaghfirulloh subhanallahil

Artinya: "Maha Suci Allah, dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung. Aku memohon ampunan pada Allah".

Dilanjutkan dengan berzikir:

سُبْحَانَ مَنْ تَعَزَّزَ بِالْعَظَمَةِ سُبْحَانَ مَنْ تَرَدَّى بِالْكِبْرِيَاءِ سُبْحَانَ مَنْ تَفَرَّدَ بِالْوَحْدَانِيَّةِ سُبْحَانَ مَنْ احْتَجَبَ بِالنُّوْرِ سُبْحَانَ مَنْ قَهَرَ الْعِبَادَ بِالْمَوْتِ سُبْحَانَ مَنْ لَا يَفُوْتُهُ فَوْتٌ سُبْحَانَ الْأَوَّلُ الْمُبْدِيءُ سُبْحَانَ الْآخِرِ الْمُفْنِيسُبْحَانَ مَنْ تَسَمَّى قَبْلَ أَنْ يُسَمَّى سُبْحَانَ مَنْ عَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ سُبْحَانَ مَنْ كَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ سُبْحَانَ مَنْ لَا يَعْلَمُ قَدْرَهُ غَيْرُهُ ( سُبْحَانَ اللَّهِ سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ * وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ (3) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Arab latin: Subhana Man ta'azzaza bil-adzomati, subhana Man tarodda bil-kibriyaa'i, subhana Man tafarroda bil wahdaniyyati, subhana man ihtajaba bin-nuuri, subahan Man qaharol 'ibaada bil mauti, subhana Man laa yafuutuhu fautun, subhanal awwal Al-mubdi, subhanal akhir Al-mufni, subhana man tasamma qobla ay yusamma, subhana Man 'allama Adamal asmaa`a, subhana man kaana 'arsuhu 'alal maa, subhana Man ya'lamu qadrohu ghoiruhu (Subhanallah wabihamdihi subhanallahil 'adzim astaghfirulloh) subhana Robbika Robbil 'izzati 'ammaa yashifuun, wa salaamun 'alal mursaliin walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin

Artinya: "Maha suci Zat yang perkasa dengan keagungan-Nya, Maha suci Zat yang berhiaskan kebesaran, Maha suci Zat yang menyendiri dalam sifat keesaan-Nya, Maha suci yang berhijab dengan cahaya, Mahasuci Zat yang melemahkan para hamba dengan kematian, Maha suci Zat yang tidak disibukkan oleh kesibukan apa pun, Maha suci Zat yang Maha Awal dan Maha mengawali, Maha suci Zat yang Maha Akhir dan Maha memfanakan, Maha suci Zat yang menamai sebelum dinamai, Maha suci Zat yang mengajarkan nama-nama kepada Adam, Maha suci Zat yang singgasana-Nya berada di atas air, Maha suci Zat yang kadar-Nya tidak diketahui oleh siapa pun (Maha Suci Allah, dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung), Maha suci Tuhanmu, Tuhan Yang Maha lebih mulia dari apa yang mereka sifatkan, keselamatan bagi para Rasul, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam".

Lalu berbaring ke samping kanan dengan membaca:

اللهم رَبَّ جِبْرِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيْلَ وَعِزْرَائِيلَ وَرَبَّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ

Arab latin: Allahumma Robbi Jibrila wa Mikaila wa Isroofiila wa 'Izrooiila, wa Robbi Sayyidina Muhammadin Shollallahu 'alaihi wa sallam. Ajirnii minan naar"

Artinya: "Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, dan Tuhannya junjungan kami Muhammad saw. Selamatkanlah kami dari neraka".




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads