Kementerian Agama Republik Indonesia memangkas 65 persen anggaran perjalanan dinas. Pemotongan ini merespons tantangan keterbatasan anggaran program 2026.
"Kami melakukan pemotongan signifikan pada pos perjalanan dinas luar negeri hingga 70% dan perjalanan dinas biasa sebesar 65%. Anggaran hasil penghematan ini dialihkan untuk menjaga agar fungsi layanan dasar tidak terganggu," ujar Kepala Biro Perencanaan pada Setjen Kemenag Kastolan, dikutip pada Kamis (9/4/2026).
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar. Menag menegaskan keterbatasan anggaran negara tak boleh jadi penghalang bagi instansi memberikan solusi nyata atas problema keagamaan yang dihadapi masyarakat sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perencanaan kita ke depan, saya minta tolong berpikirlah out of the box. Acuan kita ke depan adalah tantangan, jangan hanya terpaku pada anggaran yang kita miliki. Kalau anggaran terbatas, cari alternatif," ujar Menag Nasaruddin.
Pria yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal itu meminta jajaran Kemenag melakukan penajaman terhadap program prioritas. Penajaman ini bertujuan memastikan layanan keagamaan dan pendidikan tetap menyentuh akar rumput meski ruang gerak anggaran sangat terbatas.
Menag menilai penajaman program bisa dilakukan dengan menyatukan gerak antara Direktorat Jenderal, Kanwil Kemenag Provinsi, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).
"Mari kita bekerja sebagai super team, bukan superman. Saya mohon Rektor dan Kakanwil berkolaborasi. Jangan hanya bertemu saat seremoni. Gunakan mahasiswa KKN/PKN untuk membantu program Bimas, misalnya memberantas buta huruf Al-Qur'an di desa atau mencegah pernikahan bawah tangan," sambung Menag Nasaruddin.
"Integrasikan program penyuluh, imam masjid, dan KUA secara holistik, komprehensif, dan integratif. Ajuan kita ke depan adalah tantangan, jangan hanya terpaku pada anggaran yang kita miliki," pungkasnya.
(aeb/lus)












































Komentar Terbanyak
Eks Menag Kritik Rencana War Tiket Haji Kemenhaj
Polling: Kemenhaj Wacanakan 'War Tiket' untuk Berangkat Haji, Kamu Setuju?
Diskusi Seru DPR dan Kemenhaj soal Strategi Pangkas Antrean Jemaah Haji