Peluncuran Buku "Teladan Sang Menteri" Angkat Kisah Perjalanan Nasaruddin Umar

Peluncuran Buku "Teladan Sang Menteri" Angkat Kisah Perjalanan Nasaruddin Umar

Devi Setya - detikHikmah
Senin, 06 Apr 2026 16:15 WIB
Peluncuran Buku Teladan Sang Menteri Angkat Kisah Perjalanan Nasaruddin Umar
Foto: Devi Setya
Jakarta -

Akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh menulis buku bertajuk 'Teladan Sang Menteri' yang mengangkat sosok Menteri Agama, Prof Nasaruddin Umar. Buku ini resmi diluncurkan di Jakarta.

Peluncuran buku berlangsung di Aula VVIP Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin, 6 April 2026.

Buku ini merupakan karya akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang ditulis oleh Mujiburrahman, Reza Idria, Kamaruzzaman, Rahmad Syah Putra, Muhajir Al Fairusy, dan Arkin. Peluncurannya menjadi hasil kolaborasi antara UIN Ar-Raniry dan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Masjid Istiqlal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui pendekatan biografis reflektif, buku tersebut mengulas perjalanan dan pemikiran Nasaruddin Umar sebagai ulama, akademisi, sekaligus negarawan. Beragam aspek kepemimpinan, integritas, serta etika publik dibahas dalam perspektif keislaman dan kebangsaan.

Penulis utama buku, Mujiburrahman, menjelaskan bahwa karya ini lahir dari refleksi panjang terhadap praktik kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai etis.

ADVERTISEMENT

"Buku ini kami hadirkan sebagai upaya menghadirkan figur teladan dalam kepemimpinan publik. Bukan sekadar narasi biografis, tetapi juga refleksi etis yang relevan bagi masa depan bangsa," ujarnya.

Ia berharap buku tersebut dapat menjadi rujukan bagi generasi muda, akademisi, hingga pengambil kebijakan dalam membangun tata kelola publik yang berintegritas.

Komitmen Kaderisasi Ulama dan Intelektual

Direktur PKU Masjid Istiqlal, Ahmad Thib Raya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen memperkuat kaderisasi ulama dan intelektual Muslim.

"Launching dan diskusi buku ini bukan sekadar seremoni, tetapi ruang dialektika keilmuan. Kami ingin menghadirkan literasi kepemimpinan yang berbasis nilai keislaman moderat dan kontekstual," kata Thib Raya.

Latar Belakang Penulisan Buku

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Muhammad Yasir Yusuf, S.Ag., MA, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku ini.

"Kami atas nama pimpinan dan seluruh civitas akademika UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Agama RI, yang telah memberi izin untuk penulisan buku 'Teladan Sang Menteri ini," ujarnya saat memberi sambutan.

Ia mengungkapkan bahwa ide penulisan buku ini berawal dari rencana kunjungan Menteri Agama ke Aceh pada 11 September 2025.

"Ide dasar penulisan buku ini pada awalnya sangat simple dan sederhana, dimana pada pertengahan Agustus 2025 kami mendapat kabar Bapak Menteri Agama akan berkunjung ke Aceh pada tanggal 11 September 2025."

Momentum tersebut mendorong lahirnya gagasan untuk memberikan sebuah karya intelektual sebagai bentuk penghormatan.

"Pada saat itu saya berfikir apa hadiah yang tepat kami berikan kepada Bapak Menteri, kemudian saya memutuskan bahwa hadiah yang paling tepat adalah menyiapkan sebuah buku, yang buku tersebut nantinya dilaunching ketika Bapak Menteri memberikan Kuliah umum di kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh."

Salah satu nilai penting yang diangkat dalam buku ini adalah konsep Kurikulum Cinta, sebuah gagasan inovatif dari Prof. Nasaruddin Umar di bidang pendidikan. Konsep ini menempatkan nilai rahmah (kasih sayang) sebagai fondasi utama dalam membangun relasi sosial dan sistem pendidikan.

Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter dan empati sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nasaruddin Umar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada UIN Ar-Raniry atas penulisan buku tersebut.

"Terimakasih untuk Universitas UIN Ar-Raniry telah menulis buku ini. Saya ini orang desa. Tidak dikenal, orang kampung dari ujung. Bisa berada seperti sekarang ini saya tidak menyangka," ujar Prof Nasaruddin Umar.

Menteri Agama yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal itu berharap buku ini dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat.




(lus/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads