Dalam sebuah kajian inspiratif di platform Roblox, Ustaz Abi Azkakia menekankan pentingnya menjaga kebersihan. Tidak hanya pada lingkungan sekitar tetapi juga pada diri sendiri.
Apalagi di bulan suci Ramadan. Kebersihan menjadi landasan utama bagi kekhusyukan ibadah dan penerimaan amal di sisi Allah SWT.
"Ketika tempat ibadah dibersihkan, ibadah jadi nyaman. Beda halnya dengan ibadah di tempat kotor. Tidak nyaman jadinya salat," ujar Ustaz Abi dalam kajian Roblox detikcom, Kamis (19/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagaimana dalam sebuah hadits,
اَلنَّظَافَةٌ مِنَ اﻻِيْمَانِ
Artinya: "Kebersihan itu sebagian dari iman." (HR. Ahmad)
Begitu juga dengan pakaian. Kita dianjurkan untuk menjaga kebersihannya.
Hal ini berkaitan dengan sahnya salat. Jika pakaian kita tidak suci akibat najis. maka dapat membatalkan salat.
Namun, jika seseorang tidak mengetahui adanya najis pada pakaiannya dan sudah berusaha berjaga-jaga, insyaallah salatnya tetap diterima. Ini menunjukkan pentingnya sikap hati-hati dan proaktif dalam menjaga kebersihan.
"Kalau kita nggak tahu (ada najis di pakaian) insyaallah diterima (salatnya). Dengan catatan kita sudah berjaga-jaga," tutur Ustaz Abi Azkakia.
Kajian ini juga membahas secara mendalam tentang tata cara berwudu dan beristinja yang benar. Ustaz Abi mengingatkan bahwa salat adalah amalan pertama yang akan ditanyakan di alam kubur, sehingga menjaga kualitas salat menjadi krusial. Sahnya salat dimulai dari wudu yang benar, dan sucinya wudu dimulai dari istinja yang bersih.
Ustaz Abi secara khusus memberikan tips mengenai istinja bagi laki-laki. Disunahkan untuk jongkok saat buang air kecil, bukan berdiri, agar air kencing keluar lebih tuntas dan tidak memercik ke pakaian.
Beliau juga membagikan tata cara berdehem tiga kali setelah selesai buang air kecil, diikuti dengan menekan sedikit area kemaluan untuk memastikan tidak ada tetesan terakhir yang tertinggal.
"Terlihat sepele, tapi ini ilmu yang penting agar salat kita tidak batal karena najis yang tidak disadari," jelas Ustaz Abi.
Beliau bahkan mengutip kisah sahabat nabi yang terhalang masuk surga karena istinjanya yang kurang bersih. Meskipun hadis kebersihan sebagian dari iman secara sanad dianggap dhaif, Ustaz Abi mengajak untuk mengambil sisi positifnya.
"Kalau bersih kita, jadinya apa? Kita niat salat itu adem. Nyaman juga," katanya.
Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kekhusyukan ibadah menjadi semakin penting. Bukan hanya untuk rumah ibadah, tetapi juga rumah pribadi, demi menciptakan suasana yang positif dan nyaman.
(hnh/lus)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?