Batas waktu sholat Dhuha perlu diketahui muslim. Amalan sunnah dengan banyak keutamaan ini sering dikerjakan sehingga harus diperhatikan waktu pelaksanaannya, termasuk batas mengerjakan.
Nabi Muhammad SAW bersabda terkait sholat Dhuha,
"Di pagi hari ada kewajiban bagi seluruh persendian kalian untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan setiap bacaan takbir adalah sedekah. Demikian juga amar ma'ruf dan nahi mungkar adalah sedekah. Semua ini bisa dicukupi dengan melaksanakan sholat Dhuha sebanyak dua rakaat." (HR Muslim)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW tulisan Ustaz Arif Rahman, ulama berbeda pendapat mengenai jumlah rakaat sholat Dhuha. Namun umumnya sholat Dhuha dilakukan paling sedikit dua rakaat dan paling banyak 12 rakaat.
Aisyah RA bahkan mengatakan dalam haditsnya sholat Dhuha bisa dikerjakan dengan empat rakaat. Berikut haditsnya,
"Rasulullah mengerjakan sholat Dhuha hanya empat rakaat, dan beliau menambah berapa yang dikehendakinya." (HR Muslim)
Sholat Dhuha Dimulai Kapan?
Menurut buku Penuntun Mengerjakan Shalat Dhuha oleh Huriyah Huwaida, sholat Dhuha dimulai ketika matahari naik sepenggalahan. Dengan kata lain, waktu Dhuha dimulai saat matahari setinggi satu tombak bayangan sekitar pukul 07.00 pagi.
Sholat Dhuha tidak boleh dilakukan ketika matahari belum terbit. Sholat hanya sah saat matahari sudah terbit sempurna dan naik.
Batas Waktu Sholat Dhuha
Diterangkan dalam buku Fiqh Bersuci dan Sholat Sesuai Tuntunan Nabi karya Abu Utsman Kharisma, batas waktu sholat Dhuha ketika matahari sudah condong ke arah barat. Ketentuan ini mengacu pada pendapat mayoritas ulama termasuk mazhab Syafi'i dan Hambali.
Menurut Syaikh Ibnu Utsaimin dalam Syarh Al Arba'in An Nawawiyah terjemahan Umar Mujtahid, batas waktu sholat Dhuha 5-10 menit sebelum matahari tergelincir ke barat atau waktu zawal.
Namun, rata-rata waktu Dhuha yang berlaku di Indonesia berakhir pukul 11.00 siang. Kemudian, dijelaskan dalam buku Sholat Dhuha Dulu, Yuk! karya Imron Mustofa, waktu sholat Dhuha sampai menjelang siang hari yaitu sekitar jam 11.30.
Pendapat itu mengacu pada hadits Rasulullah SAW berikut,
"Allah SWT berfirman, 'Wahai anak Adam, rukuklah (sholatlah) untuk-Ku empat rakaat dari awal siang, niscaya Aku akan mencukupimu pada akhir siangmu."
Waktu Terbaik Mengerjakan Sholat Dhuha
Masih dari sumber yang sama, waktu terbaik mengerjakan sholat Dhuha yaitu pada pertengahan waktu antara terbitnya matahari sampai masuk Dzuhur. Jika matahari terbit pukul 06.00 dan Dzuhur pukul 12.00, maka waktu terbaik sholat Dhuha sejak jam 09.00 pagi.
Cara Mengerjakan Sholat Dhuha Dua Rakaat
1. Mengucapkan niat sholat Dhuha dua rakaat. Berikut bacaannya,
اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatadh dhuhaa rak'ataini mustaqbilal qiblati adaan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat sholat Dhuha dua rakaat, karena Allah ta'ala."
2. Niat dalam hati bersamaan takbiratul ihram
3. Membaca doa Iftitah
4. Membaca surah Al-Fatihah
5. Membaca surah dalam Al-Qur'an
6. Rukuk
7. Itidal atau berdiri untuk melakukan sujud
8. Sujud
9. Iftirasy (duduk di antara dua sujud)
10. Sujud kedua
11. Berdiri untuk mengerjakan rakaat yang kedua
12. Membaca surah Al-Fatihah
13. Membaca surah dalam Al-Qur'an
14. Rukuk
15. Itidal
16. Sujud
17. Iftirasy (duduk di antara dua sujud)
18. Sujud kedua
19. Tahiyat
20. Salam
Doa Setelah Sholat Dhuha
Setelah sholat Dhuha, ada doa yang bisa diamalkan muslim. Berikut bacaannya yang dikutip dari buku Bertambah Kaya & Berkah dengan Shalat Dhuha susunan Khalillurahman El Mahfani.
1. Doa Setelah Sholat Dhuha Versi Panjang
اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal 'ishmata 'ishmatuka.
Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.
Artinya: "Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu waktu dhuha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, kekuatan itu kekuatan-Mu, kekuasaan itu kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu, perlindungan-Mu.
Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."
2. Doa Setelah Sholat Dhuha Versi Pendek
Doa setelah sholat Dhuha versi pendek didasarkan dari sabda Nabi Muhammad SAW yang berasal dari Aisyah RA. Sang rasul membaca doa ini hingga 100 kali.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Allahummaghfirli wa tub 'alayya innaka antat tawwabur rahim.
Artinya: "Ya Allah, ampuni dosa saya dan terimalah taubat saya. Sesungguhnya Engkau maha penerima tobat dan Maha Pengampun."
(aeb/kri)












































Komentar Terbanyak
Bolehkah Puasa Tanpa Sahur? Ini Penjelasan dan Hukumnya
Hukum Mengambil Barang Temuan di Jalan yang Tidak Diketahui Pemiliknya
10 Ciri Rumah yang Sering Disinggahi Malaikat dan Penuh Berkah